Selasa, 28 APRIL 2026 • 13:37 WIB

Berawal dari Main Kung Fu, Ahli Paleontologi Temukan Fosil Ikan Langka di China!

Author

Ilustrasi Ikan Berahang (Jawed Fish) (Global Times (Foto: Xinhua News Agency))

INDOZONE.ID - Penemuan fosil biasanya identik dengan penelitian serius di lapangan. Akan tetapi, siapa sangka temuan penting dalam dunia sains justru berawal dari momen santai.

Inilah yang terjadi di Chongqing, Tiongkok, ketika para ahli paleontologi menemukan fosil ikan langka secara tidak sengaja.

Bermula dari Insiden Tak Terduga

Melansir laman Discovery, Selasa (28/04/2026) pada tahun 2019 tiga peneliti sedang beristirahat dan bermain-main  di lokasi penelitian. 

Salah satu dari mereka terdorong hingga jatuh ke area berbatu setelah melakukan gerakan seperti kung fu. Benturan tersebut menyebabkan batuan runtuh dan membuka celah di permukaan tebing.

Baca juga: Fosil Cannabis Tertua Ditemukan di Jerman, Usianya 56 Juta Tahun

Dari celah inilah terlihat fosil yang selama jutaan tahun tersembunyi. Temuan tersebut kemudian menjadi salah satu penemuan paling penting dalam studi evolusi ikan purba.

Fosil Ikan Berahang Tertua

Fosil yang ditemukan merupakan ikan berahang dengan usia sekitar 439 juta tahun. Berdasarkan laman Discovery, usia ini sekitar 11 juta tahun lebih tua dibandingkan fosil ikan berahang yang sebelumnya pernah ditemukan.

Temuan ini sangat penting karena selama ini ilmuwan memperkirakan rahang pada ikan mulai berevolusi sekitar 450 juta tahun lalu. Namun, bukti fosil yang mendukung teori tersebut masih sangat terbatas.

Dengan ditemukannya fosil ini, teori tersebut kini memiliki dasar yang lebih kuat.

Penemuan Spesies Baru yang Mengejutkan

Selain satu fosil, para peneliti juga menemukan berbagai spesimen lain dari wilayah sekitar, termasuk di Guizhou. Salah satu yang paling menarik adalah spesies baru bernama Fanjingshania renovata.

Spesies ini memiliki ciri unik yang tidak langsung cocok dengan kelompok ikan mana pun yang sudah dikenal. Hal ini menunjukkan bahwa evolusi ikan berahang mungkin jauh lebih kompleks dari yang diperkirakan sebelumnya.

Tak hanya itu, ditemukan juga:

  • Ikan berjenis placoderm, yaitu ikan purba dengan pelindung keras di kepala dan tubuhnya
  • Hiu leluhur dari kelompok acanthodian
  • Spesies mirip hiu bernama Shenacanthus yang memiliki kombinasi ciri dari dua kelompok berbeda

Keunikan ini mengindikasikan bahwa beberapa jenis ikan purba kemungkinan memiliki nenek moyang yang sama.

Baca juga: Sempat Terlupakan di Museum, Fosil Janin 55.000 Tahun Ini Bongkar Rahasia Punahnya Neanderthal!

Mengungkap Awal Evolusi Vertebrata

Penemuan lain yang tak kalah penting adalah ditemukannya gigi tertua dari vertebrata. Menariknya, usia gigi ini bahkan 14 juta tahun lebih tua dibandingkan temuan sebelumnya.

Menurut peneliti yang dikutip dari laman Discovery, situs ini menjadi salah satu lokasi fosil dengan pelestarian luar biasa. Kondisi tersebut memungkinkan ilmuwan mempelajari struktur tubuh ikan purba secara lebih lengkap.

Penemuan ini membantu ilmuwan memahami bagaimana evolusi awal vertebrata berahang terjadi, sekaligus membuka gambaran baru tentang kehidupan di periode Silurian awal.

Baca juga: Fosil Spinosaurus 'Mengerikan' Berjambul Pedang Ditemukan di Gurun Sahara Niger

Penemuan fosil ikan langka di Chongqing membuktikan bahwa momen tak terduga bisa menghasilkan terobosan besar dalam sains. Dari kejadian sederhana saat bermain, para ahli justru menemukan bukti penting tentang evolusi makhluk hidup.

Berdasarkan laman Discovery, situs ini kini dianggap sebagai salah satu “harta karun” paleontologi yang membantu mengungkap asal-usul ikan berahang dan perkembangan awal vertebrata di Bumi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Discovery

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU