Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 24 MARET 2026 • 12:55 WIB

Sempat Terlupakan di Museum, Fosil Janin 55.000 Tahun Ini Bongkar Rahasia Punahnya Neanderthal!

Sempat Terlupakan di Museum, Fosil Janin 55.000 Tahun Ini Bongkar Rahasia Punahnya Neanderthal!Ilustrasi janin. (Freepik)

INDOZONE.ID - Siapa sangka fosil mungil yang ditemukan di Jerman pada 1968 ini ternyata adalah janin Neanderthal?

Sempat berdebu di koleksi museum selama puluhan tahun, fragmen tulang paha dan rusuk yang ukurannya cuma beberapa sentimeter ini baru diteliti serius pada tahun 90-an.

Para ilmuwan terkejut karena ukurannya lebih kecil dari bayi manusia mana pun.

Akhirnya pada 2006, identitasnya resmi terungkap sebagai calon bayi purba yang seharusnya lahir 55.000 tahun yang lalu.

"Sisa-sisa kerangka anak-anak Neanderthal yang masih sangat muda, sebelum atau sesudah lahir, sangat, sangat langka," kata Alvise Barbieri, seorang arkeolog dan ahli geologi dari National Geographic Explorer di Universitas Algarve, Portugal. "Saya rasa hanya satu lagi yang pernah diteliti, yaitu dari Prancis."

Tim peneliti yang dipimpin oleh Barbieri berhasil mengekstraksi DNA purba dan menyusun urutan genom mitokondria dari janin Neanderthal tersebut.

Hasil analisis mengungkap bahwa janin ini berasal dari percabangan silsilah Neanderthal yang lebih tua, bukan dari garis keturunan terakhir yang mendominasi Eropa sebelum punah 40.000 tahun silam.

Baca juga: Mapati: Upacara Syukur, Harapan dan Perlindungan bagi Ibu dan Janin Dalam Tradisi Jawa

Melalui sampel langka ini, para ilmuwan kini memiliki gambaran lebih terang mengenai kelompok pendahulu tersebut, sekaligus mendeteksi adanya penurunan populasi drastis yang menggerus keragaman genetik Neanderthal jauh sebelum kepunahan total mereka.

Melalui analisis terhadap 59 genom mitokondria Neanderthal dari seluruh Eropa, para peneliti menemukan perbedaan signifikan antara garis keturunan awal dan akhir spesies ini.

Data dari fosil janin dan temuan lainnya menunjukkan bahwa Neanderthal pernah mengalami penurunan populasi parah sekitar 65.000 tahun lalu.

Peristiwa yang disebut kemacetan genetik ini memusnahkan mayoritas keragaman genetik mereka jauh sebelum kepunahan total.

Studi terbaru ini pun kini menjadi standar terbaik dalam menentukan waktu terjadinya peristiwa bersejarah tersebut.

Para peneliti berpendapat bahwa ini terjadi sekitar waktu ketika lapisan es yang luas di Eropa pada Zaman Es telah mendorong Neanderthal kembali ke wilayah barat daya Prancis yang relatif bebas es, tempat perlindungan yang oleh para ilmuwan disebut "refugium glasial."

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: National Geographic

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sempat Terlupakan di Museum, Fosil Janin 55.000 Tahun Ini Bongkar Rahasia Punahnya Neanderthal!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!