Ilustrasi Deretan Daerah Penghasil Gas Alam Terbesar di Indonesia. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Ngomongin soal kekayaan alam Indonesia tuh emang gak bakal ada habisnya, sih!
Mulai dari pemandangan alamnya yang estetik dan sering banget lewat di FYP TikTok, sampai harta karun yang ngumpet di dalam perut bumi.
Banyak dari kita yang mungkin cuma tahu kalau negara kita ini kayanya cuma di minyak bumi atau batu bara aja.
Padahal nih, ada satu sumber energi lain yang perannya krusial banget buat nemenin keseharian kita, yaitu gas alam.
Saking melimpahnya, komoditas ini sukses bikin nama Indonesia menyala di kancah internasional sebagai salah satu pemain utama pasokan energi dunia.
Dilansir dari YouTube/TutorTeknik, fakta mengenai peta energi kita ini bener-bener mind blowing.
Indonesia itu ternyata sukses mengamankan posisi dalam circle elit, sepuluh besar negara penghasil gas alam terbesar di dunia!
Bahkan, kalau kita kerucutkan lagi skalanya ke wilayah Asia Pasifik, posisi negara kita gak main-main karena sempat nangkring di urutan ketiga sebagai pemilik cadangan gas alam paling melimpah.
Buat yang belum tahu, gas alam ini adalah jenis bahan bakar fosil tidak terbarukan yang terbentuk dari sisa-sisa pelapukan tanaman, hewan, hingga mikroorganisme purba yang terpendam jutaan tahun di kerak bumi.
Kerennya lagi, gas alam ini diklaim jauh lebih ramah lingkungan dibanding bahan bakar fosil lainnya karena menghasilkan emisi karbon dioksida yang jauh lebih rendah.
Biar kamu makin update dan gak kuper soal kekayaan bangsa sendiri, yuk kita jalan-jalan virtual keliling Nusantara buat mengulik mana saja wilayah yang jadi lumbung energi ini!
Baca juga: Ternyata Korupsi Memicu Emisi Gas Karbon yang Sebabkan Pemanasan Global, Apa Hubungannya?
Petualangan virtual kita dimulai dari bagian barat Indonesia, tepatnya di Provinsi Sumatera Selatan.
Wilayah ini udah lama terkenal sebagai salah satu rajanya kawasan industri energi di tanah air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube