ilustrasi Mimpi Seekor Hiu (Freepik)
INDOZONE.ID - Kalau lo dengar Arkansas, yang kebayang mungkin daratan, pegunungan, atau musik country.
Tapi siapa sangka, jutaan tahun lalu, daerah ini adalah lautan yang dipenuhi hiu.
Sebuah studi terbaru yang dipublikasi di jurnal Geobios mengungkap bahwa Formasi Fayetteville Shale di Arkansas barat laut menyimpan puluhan kerangka hiu 3 dimensi yang berusia sekitar 326 juta tahun.
Literally, ini shark skeleton hot spot yang nggak biasa!
Baca juga: Kenapa Cuma Manusia yang Punya Dagu? Ilmuwan Bilang Itu Kecelakaan Evolusi
Gimana bisa daratan Arkansas jadi kuburan massal hiu? Peneliti menjelaskan, dulu dasar laut di sana punya kadar oksigen rendah dan tingkat keasaman tinggi.
Kombinasi kimia ini memperlambat pembusukan bakteri, sehingga tulang rawan (kartilago) hiu bisa awet.
Uniknya, di tempat yang sama, tulang ikan bertulang keras dan cangkang kerang justru hancur.
Hasilnya, para ilmuwan nemu fosil hiu dalam jumlah banyak, sementara fosil ikan bertulang keras justru langka—kebalikan dari temuan biasanya.
Baca juga: Gerak Semu Tahunan Matahari: Fenomena Langit yang Diam-Diam Atur Musim di Bumi
Tim peneliti pimpinan Allison Bronson dari Cal Poly Humboldt ini bilang situs ini "unparalleled" atau nggak ada duanya buat memahami anatomi hiu dari periode tersebut.
Soalnya, kartilago adalah salah satu jaringan paling langka yang ditemukan dalam bentuk fosil.
Dengan mempelajari kimia dan sedimen di Formasi Fayetteville Shale, peneliti berharap bisa menemukan situs serupa di tempat lain—tempat di mana catatan fosil menyimpan cerita berbeda dari biasanya.
Untuk merekonstruksi lingkungan bawah laut purba ini, para ilmuwan menggunakan teknologi canggih kayak X-ray diffraction, X-ray fluorescence, dan CT scan resolusi tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vice.com