Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 08:00 WIB

Gerak Semu Tahunan Matahari: Fenomena Langit yang Diam-Diam Atur Musim di Bumi

Gerak Semu Tahunan Matahari: Fenomena Langit yang Diam-Diam Atur Musim di BumiIlustrasi Gerak Semu Tahunan Matahari. (Foto: Freepik @Freepik)

INDOZONE.ID - Coba deh ingat-ingat, kamu pernah nggak merasa posisi matahari terbit kok kayak beda dari biasanya?

Kadang agak ke kanan, beberapa bulan kemudian seperti pindah lagi. Banyak orang mikir itu cuma perasaan doang. Padahal bukan.

Matahari yang kita lihat dari Bumi memang kelihatan berubah posisi sepanjang tahun. Jadi sebenarnya, matahari nggak “diam” di titik yang sama setiap hari kalau dilihat dari tempat kita berdiri. Fenomena ini namanya gerak semu tahunan matahari.

Namanya memang terdengar kayak istilah buku pelajaran yang bikin kening berkerut. Tapi kalau dipahami pelan-pelan, ternyata konsepnya simpel banget.

Bahkan, fenomena inilah yang diam-diam “mengatur” musim di Bumi. Dari musim panas, musim dingin, sampai kenapa siang bisa lebih panjang di waktu tertentu.

Kalau kamu pengen lihat penjelasan yang santai dan gampang dicerna, yuk simak artikel ini dilansir dari kanal YouTube @Mrs. Rahma.

Baca juga: Mengenal Jenis-jenis Awan di Langit: Dari yang Cantik Sampai Pembawa Hujan Deras

Apa Sih Gerak Semu Tahunan Matahari Itu?

Singkatnya, gerak semu tahunan matahari adalah perubahan posisi matahari yang terlihat dari Bumi selama satu tahun.

Kata “semu” di sini penting. Soalnya yang kelihatan bergerak itu matahari, tapi sebenarnya bukan matahari yang pindah-pindah. Justru Bumi yang bergerak.

Bumi mengelilingi matahari dalam gerakan yang disebut revolusi. Nah, karena posisi Bumi berubah terus sepanjang tahun, sudut pandang kita ke matahari juga ikut berubah.

Akibatnya, matahari terlihat seperti geser ke utara, lalu ke selatan, lalu balik lagi. Begitu terus tiap tahun.

Jadi kalau kamu merasa posisi matahari beda dari biasanya, itu bukan ilusi. Memang benar berubah.

Kenapa Matahari Nggak Selalu Terbit di Titik yang Sama?

Kita sering diajarin matahari terbit di timur dan tenggelam di barat. Secara umum iya. Tapi kalau kamu benar-benar memperhatikan, titik terbitnya nggak pernah persis sama setiap hari.

Penyebabnya adalah kemiringan sumbu Bumi sekitar 23,5 derajat. Karena Bumi miring, arah datangnya sinar matahari ke permukaan Bumi juga berubah sepanjang tahun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gerak Semu Tahunan Matahari: Fenomena Langit yang Diam-Diam Atur Musim di Bumi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!