Ilustrasi Gerhana Matahari Total (Freepik)
INDOZONE.ID - Fenomena alam selalu berhasil menarik perhatian banyak orang, salah satunya adalah gerhana matahari total. Menariknya, dunia akan kembali disuguhkan dengan gerhana matahari total terlama dalam 100 tahun terakhir yang diprediksi terjadi pada 2 Agustus 2027, berdasarkan kalender gerhana matahari milik NASA.
Meski masih beberapa tahun lagi, para pengamat langit disarankan mulai bersiap sejak dini. Pasalnya, fenomena langka ini tidak akan terlihat di Amerika Utara, kecuali sebagian kecil wilayah paling utara Amerika Serikat yang hanya dapat menyaksikan gerhana sebagian. Untuk menikmati momen gerhana total secara utuh, masyarakat harus melakukan perjalanan ke wilayah tertentu.
Baca juga: Kenapa Disebut Gerhana Matahari Cincin? Ini Penjelasan Ilmiahnya
NASA mencatat, jalur gerhana matahari total ini akan dimulai dari Maroko dan Spanyol bagian selatan, lalu bergerak melintasi Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, dan Arab Saudi, sebelum berakhir di Yaman serta pesisir Somalia.
Salah satu lokasi terbaik untuk menyaksikannya adalah Luxor, Mesir, di mana fase totalitas akan berlangsung selama 6 menit 23 detik. Durasi ini menjadikannya gerhana matahari total terlama hingga tahun 2132.
Baca juga: Gerhana matahari cincin akan terjadi di 2026, Catat Tanggal nya!
Sayangnya, Indonesia tidak dapat menyaksikan gerhana matahari total ini karena posisinya berada jauh di luar jalur bayangan inti bulan (umbra).
Gerhana matahari total hanya terjadi di wilayah yang tepat dilalui umbra, sedangkan Indonesia berada di kawasan Asia Tenggara yang tidak dilintasi jalur gerhana pada tanggal tersebut. Akibatnya, Indonesia tidak mengalami gerhana matahari total maupun gerhana sebagian pada 2 Agustus 2027.
Baca juga: Deretan Negara yang Diprediksi Gelap Saat Gerhana Matahari Terlama Abad Ini!
Saat gerhana matahari total berlangsung, bulan sepenuhnya menutupi matahari, menyebabkan kondisi gelap sesaat di siang hari.
Pada momen ini, bintang dan planet dapat terlihat, sementara korona matahari, lapisan atmosfer terluar matahari yang berwarna putih, tampak mengelilingi bulan dan menciptakan pemandangan yang sangat menakjubkan.
Baca juga: Viral Gerhana Matahari Terpanjang Abad ke-21: Akankah Seluruh Dunia Gelap Gulita?
Meski indah, gerhana matahari tidak boleh dilihat langsung dengan mata telanjang. NASA mengingatkan agar pengamatan dilakukan menggunakan kacamata gerhana khusus atau metode tidak langsung seperti kamera lubang jarum (pinhole camera).
Melihat gerhana tanpa perlindungan yang tepat berisiko menyebabkan cedera mata serius dan permanen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eclipse.gsfc.nasa, Marthastewart.com