Gerhana matahari cincin (photo/pexels/@drewrae)
INDOZONE.ID - Gerhana matahari selalu berhasil menarik perhatian banyak orang. Namun, sebagian besar mungkin belum mengetahui bahwa setiap jenis gerhana memiliki nama yang merujuk pada bentuk dan proses yang terjadi di langit.
Salah satu yang paling unik adalah gerhana matahari cincin, atau dalam istilah ilmiahnya disebut annular solar eclipse. Tapi sebenarnya, dari mana istilah ini berasal?
Baca juga: Viral Gerhana Matahari Terpanjang Abad ke-21: Akankah Seluruh Dunia Gelap Gulita?
Asal-usul nama gerhana matahari cincin berawal istilah annular yang berasal dari kata latin annulus. Kata tersebut memilki arti berarti cincin.
Kata ini menggambarkan tampilan matahari yang terlihat seperti lingkaran cahaya tipis mengelilingi siluet bulan. Penampakan ini sering disebut sebagai ring of fire atau cincin api, karena sisi luar matahari menjadi satu-satunya bagian yang terlihat saat bulan berada di tengahnya.
Baca juga: Gerhana matahari cincin akan terjadi di 2026, Catat Tanggal nya!
Cincin cahaya tersebut muncul karena bulan berada pada jarak yang lebih jauh dari Bumi, sehingga ukurannya tampak lebih kecil dan tidak mampu menutupi matahari secara total.
Gerhana matahari cincin terjadi ketika tiga kondisi terpenuhi:
Karena ukuran bulan tidak cukup besar untuk menutupi seluruh matahari, bagian tepi matahari tetap tampak sebagai cincin terang.
Baca juga: NASA Berhasil Merekam Momen Gerhana Matahari dari Mars, Begini Penampakannya
Walaupun fase Bulan Baru terjadi setiap bulan, gerhana matahari cincin tidak selalu muncul. Hal ini disebabkan oleh orbit bulan yang berbentuk elips dan sedikit miring dibanding orbit bumi. Akibatnya:
Karena banyak faktor yang harus selaras, gerhana matahari cincin hanya terjadi setiap satu hingga dua tahun sekali.
Fenomena ini berlangsung melalui beberapa tahap, yaitu:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurokidsindia.com