Ilustrasi Mercury Retrograde. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu ngerasa hidup tiba-tiba seperti lagi error semua? Chat salah kirim, jadwal berantakan, barang ilang, atau komunikasi sama orang lain terasa ribet banget.
Lalu ada satu teman yang nyeletuk, “Wajar, lagi Mercury Retrograde.” Kalimat itu sekarang sudah seperti mantra wajib di media sosial setiap kali ada kekacauan kecil dalam hidup.
Tapi sebenarnya, apa sih Mercury Retrograde itu? Apakah benar planet kecil bernama Merkurius bisa bikin hidup manusia jadi kacau? Atau ini cuma kebetulan yang dibungkus kepercayaan astrologi?
Biar nggak cuma ikut-ikutan nyalahin semesta, yuk kenalan lebih dekat dengan Mercury Retrograde dari sisi astronomi dan astrologi, dirangkum dari penjelasan dari YouTube @BuzzFeedVideo.
Secara astronomi, Mercury Retrograde adalah fenomena ketika planet Merkurius terlihat seperti bergerak mundur di langit jika dilihat dari Bumi.
Kata kuncinya adalah terlihat. Jadi, Merkurius sebenarnya nggak benar-benar jalan mundur atau balik arah.
Fenomena ini murni ilusi optik. Semua planet di tata surya mengorbit Matahari, tapi dengan kecepatan yang berbeda-beda. Merkurius adalah planet tercepat.
Saat Merkurius “menyalip” Bumi dalam lintasan orbitnya, dari sudut pandang kita, gerakannya tampak seperti melambat, berhenti, lalu bergerak ke arah berlawanan. Padahal, jalurnya tetap sama.
Ilusi ini mirip kayak saat kamu naik motor dan menyalip kendaraan lain. Kendaraan yang disalip seolah bergerak mundur, padahal sebenarnya dia tetap maju, hanya lebih lambat.
Kalau dibandingkan planet lain, Merkurius memang paling sering kena label retrograde. Alasannya simpel yaitu dia planet paling cepat mengelilingi Matahari. Satu tahun Merkurius cuma sekitar 88 hari di Bumi.
Karena itu, Mercury Retrograde bisa terjadi sekitar tiga sampai empat kali dalam setahun.
Setiap periode retrograde biasanya berlangsung selama dua sampai tiga minggu. Inilah kenapa fenomena ini terasa “sering banget” dan selalu muncul di obrolan, terutama di kalangan pecinta astrologi.
Planet lain juga mengalami retrograde, tapi karena geraknya lebih lambat, frekuensinya nggak sesering Merkurius dan dampaknya jarang dibahas sedetail ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube