Ilustrasi Fenomena Okultasi. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Kalau ingat kembali ke tahun 2024, ada satu fenomena langit yang sempat bikin warganet heboh yaitu Saturnus dikabarkan “menghilang”.
Banyak yang awalnya mengira ini cuma clickbait atau bahkan dikaitkan dengan hal-hal mistis. Padahal, yang sebenarnya terjadi waktu itu adalah fenomena astronomi bernama okultasi.
Fenomena ini ramai dibahas oleh pengamat langit, termasuk lewat kanal YouTube/Bima Nasution. Dalam pembahasan itu, ia menjelaskan dengan bahasa ringan, soal bagaimana Bulan bisa menutupi Saturnus dari pandangan Bumi.
Di tahun itu, Indonesia termasuk negara yang beruntung karena bisa menyaksikan langsung peristiwa langka ini, bahkan sampai dua kali dalam setahun.
Di 2024, istilah okultasi mendadak sering muncul di linimasa. Sederhananya, okultasi adalah kondisi ketika satu benda langit “menghilang” karena tertutup benda langit lain yang terlihat lebih besar dari sudut pandang kita di Bumi.
Dalam kasus ini, Saturnus yang jaraknya super jauh dari Bumi tertutup oleh Bulan. Padahal, secara ukuran asli, Saturnus jauh lebih gede.
Cincinnya saja panjangnya bisa setara ratusan Bulan. Tapi karena Bulan jaraknya dekat, tampilannya di langit jadi kelihatan lebih besar.
Efeknya, Saturnus seolah lenyap. Bukan karena planet itu kabur atau rusak, tapi murni karena permainan jarak dan sudut pandang.
Penjelasan soal jarak ini sempat jadi pembahasan favorit di tahun 2024. Jarak Bulan ke Bumi cuma sekitar 384 ribu kilometer. Sementara Saturnus berada sekitar 1,2 miliar kilometer jauhnya. Jomplang banget.
Karena perbedaan jarak inilah Bulan terlihat lebih besar di langit, meski ukuran aslinya jauh lebih kecil dibanding Saturnus.
Fenomena ini mirip seperti gerhana Matahari, di mana Bulan bisa menutup Matahari meski Matahari jauh lebih besar.
Jadi, okultasi Saturnus sebenarnya bukan hal aneh, cuma jarang banget bisa kita lihat langsung.
Banyak orang waktu itu menyebut okultasi Saturnus sebagai “gerhana planet”. Secara konsep, sebutan ini nggak sepenuhnya salah. Sama-sama soal benda langit yang saling menutupi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube