gelombang panas eropa (instagram/bush)
INDOZONE.ID - Eropa sedang benar-benar dibuat kewalahan oleh gelombang panas ekstrem yang suhunya bikin geleng-geleng kepala.
Bukan cuma terasa menyengat, panas kali ini bahkan sampai memecahkan rekor di sejumlah negara.
Dampaknya pun gak main-main, sampai aktivitas warga yang ikut terganggu.
Jadi, apa saja fakta mengenai gelombang panas di Eropa yang bikin dunia ikut khawatir? berikut penjelasannya:
Eropa mulai merasakan gelombang panas sejak Mei 2026, jauh sebelum puncak musim panas benar-benar tiba.
Suhu di sejumlah wilayah naik drastis hingga jauh di atas batas normal.
Kondisi yang biasanya masih terasa sejuk berubah menjadi sangat menyengat dalam waktu singkat.
Setelah itu, gelombang panas kedua datang pada akhir Juni dengan intensitas yang lebih parah dan menyebar ke banyak wilayah Eropa.
Gelombang panas pada akhir Juni 2026 membuat sejumlah negara Eropa mencatat rekor suhu baru.
Spanyol menjadi salah satu wilayah paling terdampak setelah suhu di Andújar dan Montoro dilaporkan mencapai 45,1 derajat Celsius.
Baca juga: Kenapa Kota-Kota di Indonesia Semakin Panas? Ini Penjelasan Lengkapnya!
Prancis juga mengalami hari yang sangat panas, termasuk Paris yang mencatat suhu hingga 40,9 derajat Celsius.
Negara lain seperti Jerman, Hungaria, Polandia, Swiss, Austria, Denmark, hingga Inggris juga ikut merasakan lonjakan suhu yang tidak biasa.
Cuaca panas ekstrem ini dipicu oleh fenomena heat dome atau kubah panas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Guardian, Space