Ilustrasi bumi yang panas dan banyak polusi. (Freepik)
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu ngerasain cuaca panas yang rasanya kayak lagi masuk ruang sauna? Baru jalan sebentar, keringat sudah ngalir seperti keran bocor. Kalau kamu tinggal di kota seperti Surabaya, Makassar, Sumbawa, atau Tangerang Selatan, pasti sudah nggak asing sama situasi ini. Tapi kenapa sih beberapa kota di Indonesia bisa sepanas itu? Yuk, kita bahas dengan santai!
Indonesia adalah negara tropis yang berada tepat di garis khatulistiwa. Artinya, matahari bersinar kuat hampir sepanjang tahun tanpa musim dingin seperti di negara lain. Saat musim kemarau biasanya sekitar Juni hingga September, panas terasa makin “nembak” karena langit cenderung cerah tanpa awan yang bisa menghalangi sinar matahari.
Daerah dataran rendah dan pesisir umumnya lebih panas, karena udara cenderung lembap dan pergerakan angin tidak terlalu besar.
Baca juga: Fenomena Suhu Panas di Indonesia Mulai Turun, BMKG: Bukan Gelombang Panas
Kalau kamu tinggal di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, atau Tangerang Selatan, panasnya terasa beda leveldibanding pedesaan. Penyebabnya adalah Urban Heat Island (UHI), fenomena ketika kota menyerap panas lebih banyak.
Aspal, beton, dan gedung tinggi menyerap panas sepanjang hari. Saat malam, panas itu dilepaskan perlahan sehingga suhu kota tetap tinggi. Minimnya pepohonan memperburuk kondisi ini.
Contoh paling nyata adalah Surabaya yang beberapa kali tercatat mencapai 34–36°C pada siang hari. Di Sumbawa, suhu bahkan pernah menyentuh 37–38°C, terutama ketika puncak kemarau dan fenomena global seperti El Niño terjadi.
Makassar dan Tangerang Selatan pun sering masuk daftar kota terpanas versi BMKG dengan suhu harian 34–35°C.
Ilustrasi wanita kegerahan. (freepik/cookie_studio)
Cuaca panas bukan cuma bikin gerah dan bad mood, tapi juga bisa berdampak serius pada kesehatan:
Keringat keluar terus dan cairan tubuh cepat berkurang. Kalau tidak ditambah minum, kamu bisa pusing, lemas, bahkan pingsan.
Ditandai pusing, mual, kulit lembap, badan sangat lemas. Biasanya terjadi setelah terlalu lama terpapar panas.
Ini kondisi paling berbahaya. Suhu tubuh bisa naik di atas 40°C dan menyebabkan kerusakan organ. Heatstroke adalah kondisi darurat medis dan harus segera ditangani.
Cuaca panas bikin tidur nggak nyenyak meskipun kipas angin sudah maksimal. Kurang tidur akhirnya membuat tubuh tidak fit keesokan harinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BMKG, WHO