INDOZONE.ID - Seekor anjing labrador hitam bernama Tokyo pingsan di Gunung Ben Nevis di Skotlandia, setelah diduga menelan ganja yang dibuang di jalur pendakian.
Insiden ini membuat tim penyelamat gunung turun tangan untuk mengevakuasi Tokyo dari ketinggian 1.345 meter sebelum akhirnya pulih di bawah penanganan dokter hewan.
Peristiwa ini terjadi saat Christina Bluhme mendaki Gunung Ben Nevis, gunung tertinggi di Inggris, 10 Juli 2026 lalu.
Di tengah perjalanan, anjing peliharaannya, Tokyo, tiba-tiba kehilangan kemampuan menggerakkan kaki. Kondisinya terus memburuk hingga mulai kehilangan kesadaran.
Melihat situasi tersebut, tim penyelamat gunung Lochaber langsung melakukan evakuasi.
Baca juga: 3 Kisah Aneh dari Sejarah Pemakaian Ganja, Salah Satunya Dianggap Bisa Meramal Cinta
Baca juga: Studi Ini Ungkapkan Asal Usul dari Tanaman Ganja!
Tokyo yang tak sadarkan diri dibawa turun dari puncak setinggi 4.413 kaki atau sekitar 1.345 meter. Dia dibawa ke dokter hewan di Fort William.
Keesokan harinya, Tokyo dilaporkan pulih. Dokter hewan menduga penyebabnya adalah ganja yang tertelan saat berada di jalur pendakian.
Menurut dokter hewan, Tokyo kemungkinan menemukan ganja yang dibuang sembarangan di sepanjang jalur pendakian.
Bluhme mengaku tidak pernah menyangka benda seperti itu bisa ditemukan di kawasan pegunungan.
“Tanpa tim penyelamat gunung Lochaber yang luar biasa, mustahil saya bisa membawa Tokyo turun dari gunung dengan selamat. Membawa anjing Labrador seberat 25 kg menuruni Ben Nevis sendirian adalah hal yang mustahil,” tuturnya mengutip The Guardian.
Bluhme juga mengaku sempat mengira akan kehilangan anjing kesayangannya.
“Saya pikir, saya akan kehilangan dia,” lanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Guardian