Pahlawan Nasional asal Sulawesi, Raja Tombolotutu. (Sumber: Indonesia.go.id)
INDOZONE.ID - Dalam catatan sejarah perjuangan bangsa, nama Tombolotutu mungkin tidak setenar Pangeran Diponegoro atau Cut Nyak Dien. Namun, perlawanan sang raja dari Moutong, Sulawesi Tengah ini membuat Belanda mengerahkan pasukan elite mereka, dan tak pernah berhasil menaklukkannya.
Lantas, siapakah Tombolotutu yang perjuangannya diangkat dalam konten YouTube Kesultanan Nusantara?
Lahir dengan nama Tombolotutu, ia juga memiliki gelar Pua Darawati. Pada usia 20 tahun, ia naik takhta memimpin Kerajaan Moutong pada 1877. Sejak awal, ia menunjukkan sikap tegas dengan menolak segala bentuk kerja sama dengan Belanda. Sikap nonkooperatif ini menjadi pemicu utama kemarahan Belanda.
Menurut video Kesultanan Nusantara, Tombolotutu adalah salah satu dari sedikit pemimpin di Nusantara yang gagal dibujuk Belanda melalui perjanjian damai, baik jangka pendek maupun panjang. Alhasil, Belanda pun terpaksa menempuh jalan militer.
Baca juga: Bukan Cuma Alamnya, Enrekang Ternyata Punya 5 Kerajaan dengan Kisah Unik
Pada Oktober 1898, Belanda melancarkan operasi militer besar-besaran ke wilayah Moutong. Mereka bahkan mengerahkan pasukan khusus elite Marechaussee, unit garang yang pernah diterjunkan dalam Perang Diponegoro dan Perang Aceh.
Meskipun kalah dalam pertempuran terbuka selama 11 hari, Tombolotutu tidak menyerah. Ia bersama pasukannya mundur ke hutan, memulai perang gerilya yang sulit ditaklukkan. Dengan taktik cerdik, ia terus melawan dari balik belantara, membuat pasukan Belanda frustrasi. Perjuangan ini berlanjut hingga pertengahan 1900.
Bahkan, ia sempat menyeberang ke Pulau Waleyabahe untuk mengatur kembali pasukan serta menyusun strategi baru.
Baca juga: Serat Nitipraja warisan Sultan Agung Hanyakrakusuma sebagai pedoman pemimpin Indonesia
Tombolotutu memilih gugur dalam pertempuran daripada menyerah pada penjajah. Ia wafat di medan laga pada 17 Agustus 1901, tepat 44 tahun sebelum Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Atas jasa-jasanya, Tombolotutu ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada 10 November 2021, bersama tiga tokoh lainnya. Penetapan ini menjadi bukti nyata bahwa keberaniannya tak pernah dilupakan bangsa.
Semangat Tombolotutu, raja muda yang gigih melawan penjajah, kini menginspirasi generasi muda untuk terus menjaga kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube/@kesultanannusantara