INDOZONE.ID - Salah satu masjid bersejarah di Kota Yogyakarta adalah Masjid Besar Pakualaman yang terletak di Kauman, Gunungketur, Pakualaman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Masjid ini dikelola oleh para marbot yang juga merupakan abdi dalem di Pura Pakualaman. Salah satu yang diberi kepercayaan adalah Bapak Suparmo.
Bapak Suparmo yang juga sebagai abdi dalem memiliki peran khusus di Pura Pakualaman dalam bidang keagamaan atau Suronggomo untuk mengurus masjid tersebut. Ia diberikan gelar dalem sebagai Mas Lurah Pujo Raharjo di Kadipaten Pakualaman.
Baca Juga: 5 Pabrik Gula Peninggalan Belanda yang Masih Beroperasi hingga Kini
Berbagai tugas ia emban, mulai memimpin doa, bersih-bersih, muadzin, hingga menjadi marbotnya dan juga anggota takmir masjid.
Ia menyebutkan Masjid tersebut pertama kali Didirikan oleh Adipati Paku Alam ke-2 pada 1832 Masehi.
Masjid ini juga merupakan sebagai saksi penyebarluasan Islam di Kota Yogyakarta terutama di wilayah Kauman.
Di Kauman Besar menjadi saksi berdirinya lembaga dakwah terbesar di Indonesia yang berpengaruh yakni Muhammadiyah oleh KH Ahmad Dahlan.
“Jogja ini kan sentral penyiaran agama Islam seperti Kauman Besar sampai Mbah Dahlan pendiri Muhammadiyah, kalau di Kauman kecil ada Abdullah Sirait yang juga berkiprah di Muhammadiyah,” ucapnya kepada wartawan saat ditemui di lokasi pagi tadi, Jumat (26/4/2024).
Struktur masjid ini terbuat dari kayu yang menandai ciri khas masjid yang satu ini. Kayu disebut berasal dari hutan Wanagama Gunungkidul.
Beberapa prasasti masih menempel di tembok masjid. Bahkan terdapat lampu gantung yang merupakan pemberian pemerintah Inggris pada waktu itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Dan Wawancara