Fakta Princess Qajar, Simbol Kecantikan Wanita Persia Abad ke-19 yang Bikin Banyak Pria Bunuh Diri
INDOZONE.ID - Definisi kecantikan telah berevolusi secara drastis dari waktu ke waktu.
Setiap negara memiliki versinya sendiri tentang seperti apa seharusnya penampilan seorang wanita agar dianggap cantik.
Di abad ke-19, Zahra Khanom alias Princess Qajar dianggap sebagai simbol kecantikan di Persia, atau yang saat ini dikenal sebagai Iran.
Baca Juga: 7 Fakta Menarik Hari Kebangkitan Nasional: Bukan Cuma Sekadar Upacara Belaka!
Nama Princess Qajar viral di media sosial, setelah fotonya beredar yang menampilkan dirinya dengan kumis tipis dan pakaian tradisional Persia.
Putri Zahra Khanom Tadj es-Saltaneh atau Taj Saltaneh adalah Putri Persia, putri Naser al-Din Shah, Raja Persia, yang sekarang menjadi Iran.
Ia dianggap sebagai simbol kecantikan dan kesempurnaan dan sangat populer pada masanya.
Ia sangat diminati dan memiliki sebanyak 145 pria dari kalangan bangsawan tinggi yang ingin melamarnya.
Dan yang paling mengejutkannya lagi, 13 dari pria tersebut bunuh diri karena Princess Qajar menolak menikahi mereka.
Mungkin banyak kamu yang bertanya-tanya, kenapa ia bisa dianggao sebagai simbol kecantikan Persia?
Kalau diamati wanita masa kini dan dibandingkan dengan Putri Qajar, maka akan terlihat bahwa tidak ada yang indah dari wanita yang mirip dengan laki-laki.
Baca Juga: Perlawanan Cik Di Tiro dan Spirit Ulama Aceh di Abad Penjajahan
Namun, definisi dan standar kecantikan di seluruh dunia selalu berubah.
Putri Zahra Khanom Tadj es-Saltaneh ini dianggap menjadi simbol kecantikan wanita Persia bukan hanya karena orang-orang menganggapnya sebagai wanita cantik, tapi juga karena ia cerdas dan terus terang.
Ia adalah seorang feminis dan pelopor hak-hak perempuan di Persia. Ia adalah penulis memoar Dinasti Qajar, seorang penulis, pelukis, intelektual, dan aktivis.
Dan yang paling penting, dia juga menjadi wanita pertama di pengadilan yang melepas jilbab dan mengenakan pakaian barat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medium, Mundigak.com