Rabu, 13 MEI 2026 • 17:21 WIB

5 Wanita Paling Berpengaruh dalam Sejarah yang Namanya Tidak Ada di Buku Pelajaran

Author

5 Wanita Paling Berpengaruh dalam Sejarah yang Namanya Tidak Ada di Buku Pelajaran (berbagai laman)

INDOZONE.ID - Wanita paling berpengaruh dalam sejarah ternyata tidak semuanya dikenal luas oleh publik.

Melansir laman Pubity, Rabu (13/05/2026) banyak tokoh perempuan yang pernah memimpin kerajaan, memenangkan peperangan, hingga memengaruhi peradaban dunia, tetapi namanya justru jarang dibahas dalam buku pelajaran sejarah.

Beberapa di antaranya bahkan memiliki pengaruh besar yang bertahan selama ratusan tahun.

Berikut lima perempuan bersejarah yang kisahnya masih jarang diketahui banyak orang.

1. Wu Zetian, Satu-Satunya Kaisar Perempuan China

Wu Zetian (Britannica)

Wu Zetian dikenal sebagai satu-satunya perempuan yang pernah memerintah China atas namanya sendiri. Ia naik dari seorang selir hingga akhirnya menguasai Dinasti Tang dan memimpin selama lebih dari 15 tahun.

Berdasarkan laman Pubity, masa pemerintahannya dianggap sebagai salah satu periode paling stabil dan makmur dalam sejarah Dinasti Tang.

Wu Zetian juga memperluas wilayah kekuasaan China serta melakukan reformasi sistem pemerintahan dengan mengangkat pejabat berdasarkan kemampuan, bukan garis keturunan.

Meski memiliki pengaruh besar dalam sejarah Asia, namanya masih jarang muncul dalam pembelajaran sejarah dunia.

Baca juga: Bukan Sekadar Ratu Inilah 5 Raja Wanita dari Sejarah Dunia yang Fenomenal

2. Khutulun, Putri Mongol yang Tak Pernah Kalah

Khutulun (South China Morning Post)

Khutulun merupakan cicit dari Genghis Khan yang terkenal sebagai pejuang tangguh.

Ia disebut menolak menikah dengan pria mana pun yang tidak mampu mengalahkannya dalam gulat. Menurut kisah yang beredar, tidak ada satu pun pria yang berhasil menang melawannya.

Melansir Pubity, Khutulun juga ikut bertempur bersama ayahnya melawan pasukan Kublai Khan dan dianggap sebagai salah satu pejuang terbaik pada masanya.

3. Trung Sisters, Pemimpin Pemberontakan Melawan Dinasti Han

Trung Sisters (res.cloudinary)

Trung Sisters menjadi simbol perjuangan nasional di Vietnam setelah memimpin pemberontakan melawan pendudukan Dinasti Han pada tahun 40 Masehi.

Kedua saudari tersebut berhasil mengusir pasukan pendudukan dan mendirikan kerajaan merdeka di Vietnam.

Namun ketika Dinasti Han kembali dengan kekuatan lebih besar, mereka memilih mengakhiri hidup daripada menyerah kepada musuh.

Berdasarkan laman Pubity, kisah Trung Sisters sangat dihormati di Vietnam, tetapi belum banyak dikenal di luar Asia Tenggara.

Baca juga: Sosok Ching Shih, Bajak Laut Wanita Memimpin 70.000 Awak Kapal yang Tak Pernah Kalah

4. Queen Nzinga, Pemimpin Afrika yang Melawan Kolonialisme

Queen Nzinga (National Potrait Gallery)

Queen Nzinga dikenal sebagai salah satu tokoh anti-kolonial paling berpengaruh dalam sejarah Afrika.

Ia menghabiskan puluhan tahun melawan kolonialisasi Portugis di Afrika Tengah melalui strategi militer, diplomasi, dan aliansi politik.

Melansir Pubity, Nzinga melatih pasukan gerilya dan melakukan negosiasi dengan kekuatan Eropa sebagai pemimpin yang setara.

Ia tetap memimpin hingga usia 80 tahun dan dikenang sebagai simbol perlawanan Afrika terhadap penjajahan.

5. Hypatia, Ilmuwan Perempuan yang Berpengaruh di Zamannya

Hypatia (Britannica)

Hypatia dari Alexandria dikenal sebagai matematikawan, filsuf, dan astronom berpengaruh pada masanya.

Ia memimpin sekolah Neoplatonis di Alexandria dan menulis berbagai komentar mengenai matematika serta astronomi tingkat lanjut saat perempuan masih sangat sulit memperoleh pendidikan formal.

Berdasarkan laman Pubity, Hypatia juga menjadi penasihat politik bagi para pemimpin pada era tersebut. Namun pengaruh dan intelektualitasnya membuat dirinya menjadi sasaran serangan massa pada tahun 415 M.

Kisah Hypatia kini sering dianggap sebagai simbol hilangnya pengetahuan klasik dan perjuangan perempuan dalam dunia intelektual.

Pada akhirnya, kisah para perempuan ini menunjukkan bahwa sejarah dunia tidak hanya dibentuk oleh tokoh-tokoh yang sering muncul di buku pelajaran.

Melansir laman Pubity, pengaruh mereka terhadap politik, ilmu pengetahuan, hingga perjuangan melawan penjajahan meninggalkan jejak besar yang masih terasa hingga sekarang.

Meski nama mereka kerap terlupakan, warisan yang mereka tinggalkan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan peradaban dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pubity

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU