INDOZONE.ID - Siapa yang sudah familiar dengan istilah Thanksgiving? Perayaan ini sering muncul dalam film atau serial Hollywood.
Namun, masih banyak yang penasaran tentang apa sebenarnya Thanksgiving, bagaimana sejarahnya, dan alasannya Thanksgiving begitu besar di Amerika Serikat.
Baca juga: Kisah Heroik Enam Remaja Tonga Berakhir Terdampar 15 Bulan di Pulau Tak Berpenghuni
Apa Itu Thanksgiving?
Thanksgiving adalah hari libur nasional yang dirayakan setiap tahun di Amerika Serikat dan Kanada sebagai bentuk ungkapan syukur atas berkah dan hasil panen sepanjang tahun.
Meski kini identik dengan tradisi makan malam keluarga dan parade besar, Thanksgiving memiliki sejarah panjang yang berakar pada masa kolonial awal di Amerika Utara.
Sejarah Thanksgiving
Sejarah Thanksgiving bermula pada tahun 1621 ketika para kolonis Inggris, yang dikenal sebagai Pilgrims, mengadakan pesta panen bersama suku asli Amerika, Wampanoag, di Plymouth wilayah yang sekarang menjadi bagian dari Massachusetts.
Baca juga: Kurultai: Pemilu Ala Mongol yang Menentukan Nasib Kekaisaran
Perayaan tersebut berlangsung selama tiga hari dan dihadiri oleh sekitar 50 kolonis dan 90 anggota suku Wampanoag. Pada momen itu, kedua kelompok berbagi hasil bumi dan mempererat kerja sama yang penting bagi kelangsungan hidup para kolonis.
Thanksgiving kemudian berkembang dari tradisi lokal menjadi perayaan nasional. Presiden Abraham Lincoln pada tahun 1863 menetapkan Thanksgiving sebagai hari libur nasional untuk menyatukan masyarakat di tengah Perang Saudara Amerika.
Selanjutnya pada tahun 1941, Kongres Amerika secara resmi menetapkan perayaan Thanksgiving jatuh pada hari Kamis keempat bulan November. Sementara itu, di Kanada, Thanksgiving dirayakan setiap Senin kedua bulan Oktober, dengan perayaan tercatat pertama kali pada tahun 1578 sebagai rasa syukur ekspedisi Martin Frobisher atas perjalanan yang selamat.
Baca juga: 5 Arti Mimpi Bertunangan dengan Orang Tak Dikenal Menurut Primbon Jawa
Kenapa Thanksgiving Idetik Dengan Kalkun?
Kalkun menjadi ikon Thanksgiving karena pada masa awal kolonisasi, unggas ini mudah ditemukan, ukurannya besar untuk disajikan kepada keluarga, dan tidak memiliki fungsi lain seperti sapi atau ayam yang bisa menghasilkan susu atau telur. Meski begitu, tidak ada aturan wajib bahwa hidangan utama harus berupa kalkun. Beberapa keluarga menggantinya dengan ayam, bebek, daging sapi, atau menu vegetarian.
Baca juga: Apa Yang Sebenarnya Seseorang Lihat Sebelum Mengalami Kematian?
Makna Thanksgiving dalam Kehidupan Modern
Dalam tradisi modern, Thanksgiving dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga dan kerabat sambil menikmati makan malam spesial.
Hidangan utama yang paling dikenal adalah kalkun panggang (roast turkey), disajikan bersama menu pendamping seperti mashed potato, stuffing, saus cranberry, sayuran, hingga pumpkin pie sebagai penutup.
Baca juga: Ajian Cakra Sudarsana: Senjata Sakti yang Lahir dari Keadilan Para Dewa
Selain makan bersama, perayaan Thanksgiving identik dengan parade, pertandingan American football, kegiatan amal, hingga tradisi unik seperti Turkey Pardon, yaitu prosesi simbolis di mana Presiden Amerika “mengampuni” seekor kalkun agar tidak disembelih.
Apakah Di Indonesia Merayakan Thanksgiving?
Di Indonesia sendiri, Thanksgiving tidak termasuk hari libur nasional ataupun tradisi umum. Namun, sebagian kecil masyarakat, terutama komunitas internasional dan mereka yang memiliki keluarga di Amerika, merayakannya sebagai momen berkumpul dan bersyukur.
Baca juga: Penemuan Paling Mengerikan Saat Renovasi Rumah: Dari Misteri hingga Tragedi
Pada akhirnya, Thanksgiving bukan hanya tentang hidangan khasnya, tetapi lebih pada nilai kebersamaan, rasa syukur, dan refleksi atas perjalanan hidup dalam satu tahun terakhir. Makna ini yang membuat Thanksgiving tetap abadi dan dirayakan lintas generasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Britannica.com