Yuan China (sumber: wikipedia)
INDOZONE.ID - Tiongkok bukan hanya dikenal sebagai salah satu peradaban tertua di dunia, tapi juga pelopor dalam inovasi sistem keuangan. Sejak ribuan tahun lalu, masyarakat Tiongkok sudah mengenal alat tukar bernama uang, mulai dari cangkang kerang hingga uang kertas pertama di dunia yang menginspirasi sistem finansial modern.
Uang Banliang China (sumber: wikipedia)Pada masa Dinasti Shang (1675–1029 SM), masyarakat Tiongkok menggunakan cangkang kerang sebagai alat tukar utama. Kenapa kerang? Karena tahan lama, mudah dibawa, dan gampang dihitung. Satuan nilai saat itu disebut “peng”, yang artinya 'teman', dan satu peng terdiri dari sepuluh kerang.
Namun, karena kerang sulit ditemukan di wilayah utara Tiongkok, muncullah uang kerang tiruan yang dibuat dari bahan lain seperti batu, tulang, tembikar, giok, emas, hingga tembaga. Dari sinilah cikal bakal uang logam bermula.
Baca juga: Shen Kuo: Pemikir Visioner Tiongkok yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Abad ke-11
Uang Tembaga China (sumber: wikipedia)
Di akhir masa Dinasti Shang dan semakin populer saat Dinasti Qin (221–206 SM), uang logam mulai digunakan secara luas. Koin-koin dari tembaga muncul dalam berbagai bentuk unik seperti sekop dan pisau, hingga akhirnya distandarisasi menjadi koin bundar berlubang persegi di tengah yang disebut banliang.
Bentuk ini punya makna filosofis: bulat melambangkan langit, dan persegi di tengah mewakili bumi. Produksinya mudah, biaya rendah, dan penggunaannya meluas. Identitas tiap koin bisa dibedakan dari huruf-huruf yang merujuk pada wilayah atau gelar penguasa.
Uang Kertas Jiaozi China (sumber: wikipedia)
Era Dinasti Tang (618–907) jadi momen penting dalam sejarah uang. Saat itu, para pedagang mulai meninggalkan tumpukan koin dan memakai surat deposito dari agen tepercaya untuk menyimpan uang mereka. Surat itu bisa digunakan untuk transaksi dan ditukar kembali menjadi uang logam.
Pemerintah Dinasti Song (960–1279) melihat potensi ini dan mulai menerbitkan uang kertas resmi bernama jiaozi, yang dianggap sebagai uang kertas pertama di dunia. Dicetak dengan balok kayu dan tinta khusus, jiaozi punya desain unik berupa rumah, pohon, manusia, dan simbol keamanan lainnya.
Beberapa kota seperti Chengdu, Hangzhou, Huizhou, dan Anqi menjadi pusat percetakan. Teknologi anti-pemalsuan pun sudah ada saat itu dengan penggunaan serat campuran dalam kertas.
Uang Perak China (sumber: wikipedia)
Pada masa Dinasti Ming (1368–1644), uang kertas sempat mengalami inflasi parah. Akhirnya, pemerintah beralih ke mata uang logam perak dan tembaga. Koin perak sendiri mulai populer setelah para pedagang Spanyol membawa batangan perak dari Meksiko dan Peru.
Di masa Dinasti Qing, koin perak ini berkembang menjadi standar mata uang yang kita kenal sebagai yuan. Uang ini digunakan dalam bentuk koin dan perlahan juga dalam bentuk uang kertas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Chinahighlights.com