INDOZONE.ID - Kita pasti pernah melihat beberapa video yang beredar tentang kucing yang masih tetap hidup walaupun habis jatuh dari gedung bertingkat yang tinggi.
Maka dari itu, tak heran bahwa pada akhirnya muncul istilah "kucing memiliki 9 nyawa", akibat dari kucing yang tetap bisa terhindari dari bahaya dan kematian, walaupun setelah jatuh dari ketinggian sekalipun.
Walaupun istilah 9 nyawa pada kucing hanyalah mitos, namun istilah ini memang sangat cocok memberikan gambaran kehebatan kucing mengendalikan kontrol tubuhnya di tengah kondisi yang berbahaya sehingga mereka tetap bisa selamat.
Selain dari video-video yang telah beredar yang menggambarkan istilah 9 nyawa pada kucing, kisah dari jaman Perang Dunia II dulu juga sangat cocok dengan istilah tersebut.
Kisah ini merupakan kisah dari seekor kucing berwarna hitam putih yang berhasil selamat dari 3 kapal tenggelam, hingga ia pun dipanggil "Unsinkable Sam", atau Sam yang tidak dapat tenggelam.
Baca Juga: Kenapa Kucing Mendengkur, Apakah Sedang Tertidur Pulas?
Kisah Unsinkable Sam
Oscar dari Kapal Perang Bismarck
Perjalanan Unsinkable Sam bermula dari saat ia berada di sebuah kapal perang terbesar yang pernah dibangun oleh Jerman, bernama Bismarck, dan saat itu ia bernama Oscar, bukanlah Sam.
Selama beberapa waktu, Oscar ikut berada di atas kapal Bismarck sebelum akhirnya kapal tersebut hancur dan tenggelam akibat serangan dari Angakatan Laut Inggris pada Mei 1941.
Dari 2.200 awak, hanya 115 yang selamat, di mana secara ajaib Oscar adalah salah satu dari mereka yang selamat. Oscar ditemukan di atas papan di tengah reruntuhan.
Berpindah ke HMS Cossack
Setelah diselamatkan oleh para pelaut Inggris, Oscar kemudian dibawa ke HMS Cossack, kapal perusak Inggris. Di kapal HMS Cossack inilah, Oscar memperoleh nama barunya Sam, dengan tambahan Unsinkable di depannya, sehingga nama resmi dia sejak di HMS Cossack menjadi Unsinkable Sam.
Pemberian nama ini nampaknya berbuah kenyataan, di mana pada Oktober 1941, HMS Cossack tak berdaya menghadapi torpedo dan akhirnya tenggelam.
Ajaibnya, Sam selamat dari kejadian ini, sehingga sudah dua kali ia selamat dari insiden kapal tenggelam. Sam pun kemudian dipindahkan ke kapal HMS Ark Royal.
Bersama HMS Ark Royal
HMS Ark Royal merupakan kapal Kerajaan Inggris yang menjadi lakon pada hancurnya kapal Bismarck, kapal yang menjadi awal kerajaan Sam si kucing. Ia pun kemudian ikut berlayar bersama kapal ini setelah sebelumnya berhasil selamat dari insiden HMS Cossack.
Namun sayang seribu sayang, lagi-lagi si kucing Sam yang tidak bisa tenggelam harus menghadapi insiden kapal tenggelam, setelah Ark Royal diterpa torpedo dan akhirnya tenggelam.
Tak disangka, Sam ditemukan selamat dari insiden ini, dan merupakan yang ketiga kalinya ia selamat dari insiden kapal tenggelam, seolah menjadi doa yang terkabul sesuai dengan namanya.
Baca Juga: Kucing Mata Dua Warna Biasanya Tuli, Fakta atau Mitos?
Akhir Perjalanan hingga Kematian
Setelah selamat dari 3 insiden kapal tenggelam, Sam kemudian tinggal di Kantor Gubernur Gibraltar, di mana ia memiliki tugas berburu tikus di kantor tersebut.
Setelah sempat tinggal di Kantor Gubernur Gibraltar, Sam kemudian dibawa ke Belfast, Irlandia Utara.
Di Belfast, ia menghabiskan sisa hidupnya dengan tinggal di rumah seorang pelaut, hingga akhirnya meninggal pada tahun 1955.
Keraguan
Ada keraguan yang muncul dari kebenaran kisah Unsinkable Sam. Yang pertama, kisah Sam disebut hanyalah cerita karangan, dikarenakan ada 2 gambar kucing yang berbeda yang diidentifikasi sebagai Oscar atau Sam.
Selain itu, kisah Oscar atau Sam juga tidak disebut dalam catatan seorang jurnalis Skotlandia bernama Ludovic Kennedy tentang tenggelamnya Kapal Bismarck, sehingga disebutkan kisah Oscar atau Sam tidak dapat dipercaya.
Walaupun begitu, kisah tentang Unsinkable Sam tetaplah menjadi legenda dan tidak pernah pudar. Kisahnya selalu dibagikan secara luas, dan menjadi kisah menarik yang mewarnai perjalanan sejarah Perang Dunia II.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Naval Historia