Ilustrasi Restorasi Meiji (Sumber: oerproject.com)
INDOZONE.ID - Bayangkan Kamu hidup di tahun 1860. Kamu adalah seorang samurai dengan dua pedang di pinggang, hidup di negara yang terisolasi total dari dunia luar selama 250 tahun.
Lalu, hanya dalam kedipan mata Sejarah negaramu tiba-tiba punya kereta apai, pabrik raksasa, dan tentara modern yang sanggup menggetarkan dunia.
Ya, inilah gambaran Restorasi Meiji, di mana Jepang mengubah dunia dalam semalam.
Berawal dari kedatangan empat kapal uap hitam raksasa milik Amerika Serikat di teluk Edo pada tahun 1853.
Baca juga: Sosok Thomas Nast, Kartunis Amerika yang Membentuk Wajah Santa Claus
Jepang yang saat itu masih berada di “zaman kegelapan” teknologi, terpana pada kapal tanpa layar yang dapat bergerak melawan angin dan memuntahkan asap hitam dan membawa pesan tersirat “Buka pintu perdagangan kalian, atau kami hancurkan”.
Dari situlah Jepang mulai sadar, bahwa mereka harus bertransformasi dan memajukan teknologi agar mereka tidak dijajah.
Hal ini menimbulkan perang saudara antara pendukung Shogun dan pendukung Kaisar.
Akhirnya, Kaisar Meiji yang masih berusia 15 tahun naik tahta.
Baca juga: Boxer Protocol 1901: Surat Kekalahan yang Bikin Tiongkok "Rungkad" Puluhan Tahun
Sistem permerintahan yang diterapkan oleh Kaisar Meiji sangat radikal.
Pertama, sayonara samurai yaitu di mana kasta prajurit elit yang sudah ada selama 800 tahun dihapus.
Kedua, larangan pedang yang mengakibatkan samurai dilarang membawa katana di depan umum, harga diri para samurai pun hancur.
Ketiga, gunting rambut yaitu mengganti gaya rambut yang awalnya disebut chonmage atau topknot menjadi potongan rambut pendek ala Barat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: