INDOZONE.ID - Firoos Ghatfaan Ramadhan, siswa kelas 8 SMP IT Aalamy Subang, berusia 14 tahun, berhasil menemukan celah keamanan di sistem NASA, dan masuk Hall of Fame lembaga antariksa Amerika Serikat tersebut.
Kepala BRIN Arif Satria kini menjanjikan pendanaan riset penuh untuk siswa Indonesia tersebut.
Firoos bukan meretas NASA untuk iseng. Ia menemukan celah pada tautan eksternal sistem NASA, lalu melaporkannya secara bertanggung jawab kepada pihak terkait, tanpa menyalahgunakan temuan tersebut.
Atas jasanya, dia masuk Hall of Fame NASA, yakni penghargaan bergengsi bagi para peneliti keamanan siber yang berkontribusi pada perbaikan sistem.
Firoos adalah anak SMP dari Subang, Jawa Barat, yang rupanya punya jam terbang lebih tinggi di dunia keamanan siber dibanding banyak orang dewasa.
Baca juga: Kisah Karyawan Magang NASA Dikeluarkan Usai ‘Berhubungan Intim di Bulan’
Baca juga: BRIN dan OceanX Temukan 14 Spesies Megafauna Laut di Sulawesi Utara
BRIN Janji Pendanaan Riset
Kepala BRIN Arif Satria menyerahkan hadiah apresiasi berupa tablet premium iPad Pro kepada Firoos di Kantor Administrasi BRIN BJ Habibie Thamrin. Ini pertemuan kedua, setelah sebelumnya Arif sudah lebih dulu mengunjungi Firoos langsung di Subang pada 30 April 2026.
BRIN berkomitmen membiayai riset-riset Firoos ke depan. Syaratnya Firoos cukup mengajukan proposal.
"Insya Allah saya sampaikan kepada Firoos agar proposalnya dibuat riset-riset itu. In syaa allah BRIN akan membantu membiayai risetnya," kata Arif dikutip dari laman BRIN, Rabu (6/5/2026).
Arif juga meminta pihak SMP IT Aalamy Subang mengawal proses penyusunan proposal tersebut.
Belajar Langsung dari Periset Top BRIN
Dukungan tidak berhenti di pendanaan. Firoos akan dipertemukan langsung dengan periset-periset kaliber tinggi dari BRIN. Akses tersebut sangat sulit didapat, bahkan untuk mahasiswa S2 sekalipun.
"Dari sekolah nanti dikawal risetnya apa, BRIN akan membantu menyiapkan pendanaannya. Setelah itu dipertemukan dengan periset top di BRIN, nanti bisa langsung belajar biar lebih jago," ucap Arif.
Tidur Lebih Baik dari Scroll
Firoos tetap tampil sederhana, meski mendapat penghargaan dari lembaga dunia. Ia justru menyampaikan pesan untuk teman-teman sebayanya.
"Karena lebih baik tidur daripada bermain, karena di tidur otak kalian sedang memperbaiki ulang yang ada di tubuh kalian. Otak kalian di-refresh atau di komputer mah di-reset," kata Firoos.
Firoos datang ke kantor BRIN didampingi keluarga, wali kelas, guru, kepala sekolah, hingga jajaran yayasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BRIN