Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 26 JANUARI 2026 • 10:38 WIB

BRIN dan OceanX Temukan 14 Spesies Megafauna Laut di Sulawesi Utara

BRIN dan OceanX Temukan 14 Spesies Megafauna Laut di Sulawesi UtaraBRIN dan OceanX temukan 14 megafauna laut di perairan Sulawesi Utara. (Dok. BRIN)

INDOZONE.ID - Badan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama OceanX mengidentifikasi 14 spesies megafauna laut dalam Indonesia di perairan Sulawesi Utara.

Identifikasi fauna merupakan hasil misi OCEANXBRIN Collaborative Deep-sea Research and Capacity Building Program 2025 – Mission Leg 2.

Misi ini berlangsung pada 5–24 Januari 2026. Fokusnya mencakup keanekaragaman hayati laut, oseanografi, pengamatan laut, hingga studi fish aggregating device (FAD) atau rumpon.

“Leg kedua ini berfokus pada biodiversitas, oseanografi, dan juga pengamatan laut, serta fish aggregating device,” ujar Direktur Pengelolaan Armada Kapal Riset BRIN, Nugroho Dwi Hananto dikutip Indozone, Minggu (26/1/2026).

Identifikasi 14 Spesies Megafauna Laut

Hasil awal misi ini menunjukkan capaian penting. ROV Program Lead OceanX, Andrew Craig, melaporkan bahwa tim peneliti mengidentifikasi 14 spesies megafauna selama ekspedisi.

Baca juga: BRIN Ngebut Bangun Kemandirian Antariksa, Target Tak Mau Nunggu 2040

Peneliti mamalia laut BRIN, Sekar Mira, merinci temuan tersebut terdiri dari 10 spesies mamalia laut, 2 spesies hiu, dan 2 spesies penyu.

Identifikasi dilakukan melalui pantauan udara menggunakan helikopter dari kapal riset.

Jenis yang terpantau antara lain paus sperma dan paus berparuh. Bahkan, tim menjumpai Indopacetus pacificus atau paus paruh Longman.

“Jika terkonfirmasi, ini akan menjadi catatan baru bagi daftar biodiversitas di perairan Indonesia,” kata Sekar.

BRIN Manfaatkan Teknologi eDNA

Selain observasi visual, tim riset juga menggunakan pendekatan teknologi environmental DNA (eDNA) metabarcoding. Metode ini memungkinkan deteksi keberadaan megafauna lewat jejak genetik di air laut.

Pendekatan ini dinilai lebih minim gangguan terhadap satwa laut.

Peneliti Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN, Andhika Prima Prasetyo, menggambarkan metode tersebut secara sederhana.

“Kira-kira kalau bisa cerita cepat, kita seperti berburu paus tanpa membunuh paus, whaling tanpa harpoon,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BRIN

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BRIN dan OceanX Temukan 14 Spesies Megafauna Laut di Sulawesi Utara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!