Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 05 JANUARI 2026 • 14:24 WIB

BRIN Ngebut Bangun Kemandirian Antariksa, Target Tak Mau Nunggu 2040

BRIN Ngebut Bangun Kemandirian Antariksa, Target Tak Mau Nunggu 2040BRIN ngebut bangun kemandirian antariksa, target tak mau nunggu 2040. (Dok. BRIN)

INDOZONE.ID - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan arah besar pengembangan teknologi antariksa Indonesia.

Dalam kunjungan kerja ke Kawasan Sains M. Ibnoe Subroto, Rancabungur, BRIN membahas kesiapan fasilitas riset, peluncuran satelit A4, hingga pengembangan bandar antariksa nasional.

Kepala BRIN Arif Satria menyebut, Indonesia tidak boleh berjalan lambat di tengah kompetisi antariksa global yang makin ketat. Kebutuhan nasional terhadap satelit, roket, dan sistem pendukung terus meningkat, sementara teknologi dunia bergerak sangat cepat.

BRIN Dorong Kemandirian Teknologi Antariksa

Kunjungan ini menjadi ajang konsolidasi internal BRIN untuk menyatukan langkah. Fokusnya bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga memastikan program keantariksaan berjalan efektif dan terukur.

“Kita tidak boleh terjebak pada tumpang tindih kewenangan. Yang dibutuhkan adalah sistem yang terintegrasi,” kata Arif Satria melansir laman BRIN, Senin (5/1/2026).

Baca juga: Kenapa BRIN dan OceanX Menyelam ke Laut Terdalam Sulawesi? Ini Alasannya

Menurutnya, tanpa koordinasi yang jelas antarunit dan lintas lembaga, percepatan kemandirian antariksa hanya akan jadi wacana.

Bandar Antariksa Biak

Salah satu topik utama adalah pengembangan Bandar Antariksa Biak. Lokasi ini dirancang sebagai pusat peluncuran nasional, sekaligus pintu kerja sama internasional di masa depan.

BRIN menyebut, kesiapan fasilitas peluncuran satelit dan roket dilakukan secara bertahap.

Prosesnya melibatkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar sejalan dengan kepentingan nasional jangka panjang.

Penguatan infrastruktur dinilai penting, tetapi bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan.

Arif Satria juga menyinggung pembahasan kelembagaan fungsi keantariksaan nasional yang masih berlangsung bersama Kementerian PAN-RB dan instansi terkait.

Namun, ia menegaskan bahwa efektivitas fungsi jauh lebih penting dibandingkan struktur organisasi.

“Yang utama adalah bagaimana fungsi keantariksaan berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BRIN

Tags brin
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BRIN Ngebut Bangun Kemandirian Antariksa, Target Tak Mau Nunggu 2040

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!