Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 14:49 WIB

Kisah Robert Durst, Serial Killer Dalam Film Dokumentar yang Tak Sengaja Mengakui Kejahatannya

Author

Robert Durst dalam Film Dokumenter The Jinx: The Life and Deaths of Robert Durst (HBO)

INDOZONE.ID - Robert Durst lahir di New York pada 12 April 1943. Ia dikenal sebagai pewaris bisnis real estate besar di Amerika Serikat. Di balik kekayaannya, Durst menyimpan rangkaian kisah kelam yang membuat namanya tercatat sebagai salah satu figur paling kontroversial dalam sejarah kriminal modern.

Durst menempuh pendidikan ekonomi di Universitas Lehigh dan lulus pada 1965. Di masa kuliah, ia berteman dengan Susan Berman, putri seorang bos mafia Las Vegas.

Persahabatan ini kelak berperan penting dalam perjalanan hidup Durst, terutama ketika kasus-kasus kriminal mulai menyeret namanya.

Baca juga: Organisasi Ini Jarang Dibahas, Padahal Jadi Titik Awal Pendidikan Modern di Indonesia

Pada 1973, Durst menikahi Kathleen McCormack, seorang ahli kebersihan gigi. Namun, rumah tangga mereka mulai retak pada awal 1980 an.

Kathleen disebut kerap menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Pada 1982, Kathleen menghilang secara misterius dan tak pernah ditemukan hingga kini.

Durst menjadi tersangka utama dalam kasus tersebut, tetapi ia membantah keterlibatan. Ia mengaku telah mengantar istrinya ke Stasiun Katonah, New York, agar Kathleen pulang ke rumahnya di South Salem.

Baca juga: 14 Pembunuh Berantai Zodiak Gemini: Bermuka Dua yang Menyembunyikan Sisi Gelapnya

Berdasarkan informasi Britannica, kesaksian beberapa orang menyebut Kathleen masih terlihat berbicara dengan Durst setelah ia kembali ke Manhattan. Tanpa bukti yang kuat dan tanpa jasad, kasus ini pun berubah menjadi cold case.

Kasus lama itu kembali mencuat pada tahun 2000. Di waktu yang hampir bersamaan, Susan Berman teman lama Durst yang menjadi juru bicaranya dalam perisdangan istri Robert, ditemukan tewas ditembak di rumahnya di Los Angeles pada malam Natal. Polisi sebenarnya berencana meminta keterangan Berman terkait hilangnya Kathleen, namun rencana itu terhenti oleh kematiannya.

Setahun kemudian, nama Durst kembali mencuat dalam kasus pembunuhan Morris Black, tetangganya di Galveston, Texas. Pada September 2001, potongan tubuh Black ditemukan di teluk Galveston, Texas.

Baca juga: Henry Howard Holmes: Serial Killer yang Menginspirasi Game The Devil in Me

Penyelidikan mengarah pada Durst, yang diketahui kerap berselisih dengan korban. Ia ditangkap, sempat melarikan diri setelah membayar jaminan, dan akhirnya tertangkap kembali setelah mencuri sandwich di sebuah supermarket.

Pada 2003, Durst dibebaskan dari tuduhan pembunuhan Morris Black. Juri menerima klaimnya bahwa pembunuhan terjadi karena membela diri, sementara pemotongan dan pembuangan jasad dilakukan karena Durst panik.

Peristiwa inilah yang menarik perhatian sutradara Andrew Jarecki dan produser Marc Smerling. Keduanya mengajak Durst terlibat dalam film dokumenter The Jinx: The Life and Deaths of Robert Durst. Proses syuting berlangsung antara tahun 2010 hingga 2012.

Baca juga: Kisah Rudy Kurniawan: Penipu Anggur Paling Licik asal Indonesia yang Kini Masuk di Netflix

Namun, segalanya berubah ketika sebuah rekaman audio tak sengaja tertangkap pada mikrofon. Saat berada di toilet dan mengira tidak direkam, Durst terdengar berkata:

“What the hell did I do? Killed them all, of course.”

Ia tidak menyadari mikrofon yang terpasang pada dirinya itu masih menyala. Para pembuat film baru menemukan rekaman audio tersebut pada 2015 dua tahun kemudian dari proses syuting. 

Baca juga: Suami di Jepang Rela Bayar Apartemen yang Jadi TKP Pembunuhan Istrinya Selama 26 Tahun hingga Terungkap

Tidak lama sebelum episode terakhir The Jinx ditayangkan, Durst ditangkap di sebuah hotel di New Orleans dengan nama samaran. Ia didakwa atas pembunuhan Susan Berman.

Persidangan dimulai pada Maret 2020, namun tertunda akibat pandemi COVID-19 dan kondisi kesehatan Durst yang memburuk.

Jaksa menuding Durst membunuh Susan Berman karena mengetahui terlalu banyak tentang hilangnya Kathleen.

Baca juga: Suami di Jepang Rela Bayar Apartemen yang Jadi TKP Pembunuhan Istrinya Selama 26 Tahun hingga Terungkap

Pada 14 Oktober 2021, Robert Durst dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.

Beberapa bulan kemudian, pada 10 Januari 2022, ia meninggal dunia akibat serangan jantung dalam tahanan pada usia 78 tahun yang menutup kisah panjang seorang pewaris kaya yang akhirnya terjerat pengakuannya sendiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Britannica, New York Times

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU