Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 04 JULI 2026 • 18:39 WIB

Pernah Mengalami Deja Vu? Ini Penjelasannya

Pernah Mengalami Deja Vu? Ini PenjelasannyaIlustrasi Weton Kliwon Sering Dianggap Mistis. (Foto: Freepik @Freepik)

INDOZONE.ID - Pernahkah merasa seolah-olah pernah mengalami suatu kejadian, padahal itu baru pertama kali terjadi?

Misalnya, saat mengunjungi tempat baru atau berbincang dengan seseorang, tiba-tiba muncul perasaan bahwa momen tersebut terasa sangat familiar.

Fenomena ini dikenal sebagai deja vu, istilah dari bahasa Prancis yang berarti "sudah pernah melihat".

Deja vu merupakan pengalaman yang umum dialami banyak orang. Meski sering dikaitkan dengan hal-hal mistis, para ahli memiliki penjelasan ilmiah mengenai fenomena ini.

Di sisi lain, berbagai budaya juga memiliki kepercayaan tersendiri tentang maknanya.

Deja Vu Menurut Sisi Ilmiah

Hingga kini, penyebab pasti deja vu masih menjadi bahan penelitian. Namun, sejumlah ilmuwan berpendapat bahwa fenomena ini berkaitan dengan cara otak memproses dan menyimpan memori.

Baca juga: Memahami Deja Vu, Perasaan Misterius yang Sering Dialami Manusia

Salah satu teori menyebutkan bahwa deja vu terjadi ketika otak secara tidak sengaja menganggap pengalaman baru sebagai kenangan lama. Akibatnya, muncul sensasi seolah-olah seseorang pernah mengalami situasi tersebut sebelumnya.

Fenomena ini umumnya berlangsung hanya beberapa detik dan tidak menandakan adanya gangguan kesehatan pada kebanyakan orang. Namun, jika deja vu terjadi sangat sering disertai gejala lain, pemeriksaan medis dapat dipertimbangkan untuk memastikan penyebabnya.

Deja Vu dalam Berbagai Kepercayaan

Di berbagai budaya, deja vu sering dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat spiritual atau mistis. Ada yang percaya bahwa fenomena ini merupakan tanda seseorang sedang berada di jalan hidup yang "seharusnya".

Sebagian lainnya mengaitkannya dengan firasat, ingatan dari kehidupan lampau, hingga pengalaman yang melibatkan alam gaib.

Dalam beberapa kepercayaan tradisional, deja vu juga dianggap sebagai isyarat agar seseorang lebih peka terhadap situasi yang sedang dihadapi.

Meski demikian, keyakinan tersebut merupakan bagian dari kepercayaan budaya dan belum dapat dibuktikan secara ilmiah.

Perlukah Khawatir?

Bagi sebagian besar orang, deja vu bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Fenomena ini dapat dialami siapa saja, terutama remaja dan dewasa muda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA, Primbon Jawa, Quipper

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pernah Mengalami Deja Vu? Ini Penjelasannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!