ilustrasi Mimpi Diganggu Makhluk Gaib (Freepik)
INDOZONE.ID - Segala hal yang berkaitan dengan makhluk gaib memang selalu memunculkan rasa penasaran bagi banyak orang.
Tidak sedikit yang mencoba mencari tahu seperti apa wujud maupun keberadaan dunia tak kasatmata dengan berbagai cara.
Mulai dari memanfaatkan teknologi modern, hingga melakukan ritual bernuansa mistis pun kerap dilakukan demi mencoba berinteraksi dengan makhluk halus.
Berikut beberapa metode yang dipercaya digunakan manusia untuk berkomunikasi dengan dunia gaib.
Baca juga: Legenda Buaya Putih Sungai Pemali: Kisah Penjaga Gaib yang Masih Berbisik di Brebes
Sebagian masyarakat meyakini bahwa cermin dapat menjadi media untuk melihat makhluk gaib. Ada kepercayaan yang menyebut seseorang bisa menyaksikan penampakan jika berdiri menghadap cermin tepat tengah malam.
Selain itu, ada pula mitos yang mengatakan bahwa sosok gaib dapat terlihat saat seseorang membasuh wajah di depan cermin, tetapi akan menghilang ketika menoleh secara langsung.
Cermin memang kerap dikaitkan dengan hal-hal mistis. Dalam beberapa tradisi, cermin di rumah orang yang meninggal bahkan dipercaya harus ditutup agar arwahnya tidak terjebak di dalamnya.
Karena itulah, kemunculan makhluk halus sering kali dihubungkan dengan keberadaan atau penggunaan cermin.
Metode merekam suara juga kerap dipercaya sebagai cara untuk berkomunikasi dengan makhluk halus.
Teknik ini dikenal dengan istilah EVP (Electronic Voice Phenomena), yaitu upaya menangkap suara-suara misterius melalui alat perekam.
Biasanya, rekaman dilakukan di lokasi yang dianggap angker untuk mencari suara aneh yang diyakini berasal dari dunia gaib. Teknik ini bahkan sering muncul dalam film horor seperti The Conjuring.
Metode lain yang cukup dikenal di berbagai negara, termasuk Indonesia, adalah menggunakan tubuh manusia sebagai perantara untuk berkomunikasi dengan makhluk halus.
Dalam praktik ini, seseorang yang disebut mediator dipercaya menjadi wadah bagi roh agar dapat menyampaikan pesan kepada manusia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan