INDOZONE.ID - Pengalaman mistis masih kerap menjadi bagian dari cerita masyarakat di berbagai daerah Indonesia, termasuk di wilayah terluar negeri.
Salah satunya datang dari Pulau Miangas, sebuah pulau kecil yang terletak di ujung utara Indonesia dan berbatasan langsung dengan Filipina.
Dalam sebuah perjalanan menuju Pulau Miangas, seorang pelancong mengaku sudah lebih dulu mendapat peringatan dari warga sekitar Kepulauan Sangihe. Ia diminta berhati-hati karena di wilayah tersebut dikenal sosok mistis bernama "songko".
Awalnya, istilah itu disalahpahami sebagai nama topi atau benda, hingga akhirnya dijelaskan bahwa songko merupakan makhluk gaib yang dipercaya menghuni wilayah Sulawesi Utara.
Baca juga: "Pasal Santet" dalam KUHP Baru Resmi Berlaku: Mengaku Punya Ilmu Gaib Kini Bisa Dipenjara
Dari cerita yang beredar, songko digambarkan sebagai sosok menyeramkan yang memiliki kemampuan terbang. Konon, makhluk ini dapat menangkap manusia, membawa korbannya terbang, lalu menjatuhkannya dari ketinggian.
Kisah-kisah tersebut sempat dianggap berlebihan dan sulit dipercaya, apalagi bagi mereka yang sudah terbiasa mendengar cerita mistis dari berbagai daerah. Keraguan itu mulai terusik ketika sang pelancong bertemu dengan seorang petugas bandara di Miangas.
Dengan latar belakang pendidikan dan seragam resmi yang dikenakannya, petugas tersebut dianggap sebagai sosok yang rasional. Namun, secara mengejutkan, ia justru mengaku pernah mengalami kejadian yang diyakininya sebagai perjumpaan dengan songko.
Petugas bandara itu menceritakan pengalamannya saat sedang memancing belut bersama beberapa rekannya. Awalnya, suasana berjalan normal hingga tiba-tiba seorang teman mereka berlari panik sambil berteriak bahwa dirinya dikejar songko. Seruan tersebut sempat dianggap lelucon, bahkan dituduh akibat terlalu banyak minum-minuman keras.
Namun situasi berubah ketika mereka mulai mendengar suara aneh, mirip bunyi kokokan, yang terdengar berulang kali dari kejauhan. Merasa tidak nyaman, salah satu dari mereka langsung menggulung pancing dan mengajak yang lain untuk pergi.
Ketegangan memuncak saat salah seorang pemancing menoleh ke arah atas jembatan dan melihat sosok menyeramkan dengan rambut panjang menjuntai, berdiri mengamati mereka dari atas.
Tanpa berpikir panjang, mereka pun lari tunggang-langgang meninggalkan peralatan pancing. Sejak kejadian itu, petugas bandara tersebut mengaku tidak pernah berani kembali memancing di lokasi tersebut.
Cerita lain yang tak kalah mengerikan juga beredar di masyarakat setempat. Konon, pernah ada seorang perempuan yang ditangkap oleh songko, diterbangkan, lalu dijatuhkan hingga tubuhnya mengalami luka-luka serius akibat terhempas ke pohon sagu.
Baca juga: Kisah Mistis Bayi Kuntilanak: Berharap Ingin Punya Momongan, Berakhir Teror yang Tragis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube @risyadandson