Ilustrasi Bayi Kuntilanak. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Hidup Bayu dan Laras bisa dibilang lengkap, 10 tahun menikah, rumah sederhana, saling sayang, tapi satu hal yang selalu bikin hati mereka kosong yaitu belum juga dikaruniai anak.
Padahal secara medis, keduanya sehat. Dokter bahkan menyebut kasus mereka sebagai “misteri biologis.”
Harapan yang berkali-kali pupus bikin Laras hampir putus asa. Dua kali keguguran, dua kali pula ia merasa seperti diberi cahaya hanya untuk dipadamkan lagi. Sementara Bayu mulai tertekan dengan omongan orang sekitar.
Pertanyaan “kok belum isi-isi juga?” yang terdengar bercanda, justru jadi belati buat perasaannya sebagai laki-laki.
Sampai akhirnya, sebuah nama muncul yaitu Kiwari, dukun dari Desa Limbung Putih, desa terpencil yang bahkan nggak terdeteksi peta. Banyak yang bilang, dia bisa membuka jalan keturunan.
Yuk, simak kisah mistis bayi kuntilanak dilansir dari YouTube/OM BRIZZ OFFICIAL selengkapnya!
Baca juga: Misteri Bayi Bajang dari Hutan Angker: Kutukan Tangisan yang Menghantui Desa Waringin Jati
Minggu pagi yang mendung, Bayu dan Laras nekat berangkat. Jalan menuju desa itu jauh dari kata mudah.
Mereka harus jalan kaki menembus hutan pinus, kabut tipis, dan sunyi yang bikin bulu kuduk berdiri.
Warga desa menatap dingin, menutup pintu pelan seolah ada sesuatu yang mereka sembunyikan. Rumah Kiwari berdiri di ujung desa, penuh sesajen, janur, dan aroma menyan pekat.
Kiwari menyambut tanpa basa-basi, “Aku sudah tahu kalian akan datang.”
Di dalam rumah remang, ia memberikan tiga butir hitam berkilau, katanya “ajian dari penjaga kesuburan.”
Laras harus menelannya tiap malam dengan syarat: kamar harus gelap total, tanpa doa, dan jangan pernah membuka mata.
Laras sempat ragu. “Apa yang terjadi kalau aku melanggar?” tanyanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube