Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 22 MEI 2026 • 13:53 WIB

Warisan Dinasti Joseon yang Masih Membentuk Korea Selatan Modern

Warisan Dinasti Joseon yang Masih Membentuk Korea Selatan ModernKing Taejo (Facts Korea)

INDOZONE.ID - Dinasti Joseon bukan hanya salah satu kerajaan terlama dalam sejarah Korea, melainkan periode yang meninggalkan pengaruh besar terhadap kehidupan Korea Selatan modern.

Berdasarkan laman The Collector, (22/05/2026) pemerintahan Joseon yang berlangsung dari 1392 hingga 1897 membentuk banyak aspek sosial, pendidikan, hingga budaya yang masih terasa hingga sekarang.

Salah satu warisan terbesarnya adalah kuatnya nilai Neo-Konfusianisme yang memengaruhi cara masyarakat memandang pendidikan, keluarga, serta hubungan sosial.

Neo-Konfusianisme dan Dasar Tatanan Sosial Korea

Dinasti Joseon menjadikan Neo-Konfusianisme sebagai ideologi negara. Filosofi ini kemudian memengaruhi hukum, pemerintahan, struktur keluarga, hingga norma sosial.

Baca juga: Mengapa Korea Selatan Gak Akur Sama Jepang dan China? Alasan Knetz Gak Dibantu saat Ribut dengan Seablings

Ajaran tersebut menekankan kedisiplinan, penghormatan pada hierarki, moralitas, serta tanggung jawab dalam hubungan antarmanusia.

Nilai ini masih terlihat dalam masyarakat Korea Selatan yang dikenal menjunjung sopan santun dan rasa hormat terhadap orang yang lebih tua.

Pengaruh Joseon pada Pendidikan Korea Selatan

Salah satu warisan paling kuat dari Joseon ada di bidang pendidikan.

Pada masa itu pendidikan sangat diprioritaskan karena menjadi jalur menuju posisi pemerintahan. Ujian dan kemampuan akademik dianggap penting untuk menilai kualitas seseorang.

Jejak budaya ini masih terlihat di Korea Selatan modern yang dikenal memiliki sistem pendidikan kompetitif.

Baca juga: Perang Korea Selatan dan Jejak Bantuan Internasional yang Jarang Disorot

Fokus besar terhadap prestasi akademik, disiplin belajar, hingga budaya ujian seperti CSAT sering dikaitkan dengan akar pemikiran Neo-Konfusianisme yang berkembang sejak era Joseon.

Pendidikan tidak hanya dipandang sebagai sarana belajar, tetapi bagian dari pencapaian sosial.

Struktur Keluarga dan Nilai Bakti yang Masih Bertahan

Neo-Konfusianisme turut membentuk sistem keluarga Korea.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Collector

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Warisan Dinasti Joseon yang Masih Membentuk Korea Selatan Modern

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!