INDOZONE.ID - Museum Kebangkitan Nasional di Jakarta Pusat menggelar sejumlah program spesial dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2026. Berbagai kegiatan seperti pameran lukisan, pameran meriam, hingga aktivasi program “Rebahan di Stovia” disiapkan untuk mengajak masyarakat mengenal kembali sejarah kebangkitan nasional Indonesia.
Salah satu agenda yang digelar adalah pameran lukisan temporer SciArt 8.0 yang berlangsung mulai Rabu hingga 30 Mei 2026. Pameran ini menampilkan 80 lukisan cendekiawan karya Paul Hendro sebagai bentuk penghormatan kepada para pemikir dan ilmuwan yang berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebangkitan nasional.
Selain itu, museum juga menghadirkan pameran 165 koleksi meriam milik Joseph L. Spartz yang telah lama menetap di Indonesia.
Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Estiyanti Nurjadin, mengatakan koleksi meriam tersebut nantinya akan dihibahkan kepada Museum dan Cagar Budaya untuk dipamerkan kepada publik.
Baca juga: Siapa Saja Pahlawan Hari Kebangkitan Nasional? Kenali Profil Singkatnya di Sini
Selain pameran, Museum Kebangkitan Nasional juga menghadirkan program “Rebahan di Stovia” yang mengangkat kisah kehidupan para pelajar School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (Stovia) pada masa lalu.
Dalam program tersebut, perangkat audio dipasang di ranjang-ranjang Ruang Asrama Stovia untuk menghadirkan cerita tentang kehidupan pelajar sekolah pendidikan dokter pribumi di era kolonial.
Bangunan Museum Kebangkitan Nasional sendiri dulunya merupakan sekolah kedokteran Stovia, tempat lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 yang dikenal sebagai organisasi modern pertama di Indonesia.
Indira Estiyanti Nurjadin menegaskan bahwa museum memiliki peran penting bukan hanya sebagai tempat penyimpanan sejarah, tetapi juga ruang untuk menjaga ingatan kolektif bangsa.
"Harapannya kami dapat berkontribusi dalam menumbuhkan semangat persatuan dan kemajuan. Seluruh program yang telah dijadwalkan ini tujuannya untuk memastikan nilai kebangkitan nasional tetap hidup dan dirasakan relevansinya oleh generasi sekarang," kata Esti.
Baca juga: Sejarah Lengkap Hari Kebangkitan Nasional dan Makna Peringatannya!
Masyarakat yang ingin menikmati pameran dan program di Museum Kebangkitan Nasional dapat berkunjung setiap Selasa hingga Minggu pukul 08.00–16.00 WIB.
Harga tiket masuk museum dibanderol Rp5.000 untuk pengunjung dewasa, Rp3.000 untuk anak usia 3–12 tahun, serta Rp25.000 bagi wisatawan mancanegara.
Pameran lukisan, pameran meriam, dan aktivasi program "Rebahan di Stovia" digelar di Museum Kebangkitan Nasional di Jakarta Pusat sebagai bagian dari acara peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: