Ilkustrasi para tokoh Kebangkitan Nasional (Instagram/pariwisata_bondowoso)
INDOZONE.ID - Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) diperingati setiap tanggal 20 Mei. Tanggal tersebut merujuk pada berdirinya organisasi Budi Utomo pada tahun 1908, yang dianggap sebagai titik awal bangkitnya kesadaran nasional bangsa Indonesia melawan penjajahan.
Momentum ini bukan hanya tentang lahirnya sebuah organisasi, tetapi juga tentang munculnya generasi intelektual pribumi yang mulai memikirkan masa depan bangsa secara modern. Dari sinilah muncul nama-nama besar yang kemudian dikenang sebagai pelopor pergerakan nasional Indonesia.
Lalu, siapa saja tokoh penting di balik Hari Kebangkitan Nasional?
Jika membahas tokoh Hari Kebangkitan Nasional, dua nama yang paling sering disebut adalah Wahidin Soedirohoesodo dan Soetomo.
Baca juga: Fakta Menarik di Balik Hari Kebangkitan Nasional: Sejarah, Faktor Pendorong dan Tokoh Pentingnya
Wahidin Soedirohoesodo dikenal sebagai sosok yang menanamkan gagasan pentingnya pendidikan bagi pribumi. Ia aktif berkeliling Jawa untuk menggalang dana beasiswa bagi pelajar bumiputra agar dapat mengenyam pendidikan modern.
Dalam kunjungannya ke sekolah kedokteran STOVIA di Batavia, Wahidin menyampaikan gagasan tentang pentingnya organisasi yang mampu meningkatkan martabat bangsa melalui pendidikan dan persatuan.
Pemikirannya kemudian menginspirasi para mahasiswa STOVIA untuk membentuk organisasi modern pertama di Indonesia.
Menurut penelitian sejarah yang diterbitkan dalam jurnal akademik Universitas Negeri Yogyakarta, gagasan Wahidin menjadi pemicu lahirnya kesadaran nasional di kalangan pelajar pribumi.
Baca juga: Sejarah Lengkap Hari Kebangkitan Nasional dan Makna Peringatannya!
Inspirasi dari Wahidin kemudian diwujudkan oleh Soetomo bersama rekan-rekannya di STOVIA dengan mendirikan Budi Utomo pada 20 Mei 1908.
Soetomo dikenal sebagai tokoh muda visioner yang percaya bahwa bangsa Indonesia dapat maju melalui pendidikan, organisasi, dan kesadaran nasional.
Karena perannya tersebut, tanggal berdirinya Budi Utomo kemudian ditetapkan pemerintah Indonesia sebagai Hari Kebangkitan Nasional.
Selain Soetomo, organisasi Budi Utomo juga didirikan oleh sejumlah mahasiswa STOVIA lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Britannica