Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 13:05 WIB

Aroma Rempah di Balik Penyebaran Hindu-Buddha dari India ke Asia Tenggara

Aroma Rempah di Balik Penyebaran Hindu-Buddha dari India ke Asia TenggaraSimbol bangunan zaman hindu-buddha/Leiden University Libraries Digital Collections

INDOZONE.ID - Siapa sangka bahwa rempah-rempah, komoditas yang kini mudah kita temukan di dapur, dulu menjadi kunci utama penyebaran agama dan kebudayaan besar di Asia Tenggara

Ratusan tahun sebelum masehi, pelaut dan pedagang India telah mengenal jalur laut menuju wilayah Nusantara dan negeri-negeri di sekitarnya. 

Mereka tidak hanya membawa barang dagangan, tetapi juga ajaran Hindu-Buddha yang kemudian mengubah arah Sejarah Kawasan ini yang kemudian beradaptasi menjadi “DNA” di Kawasan Asia Tenggara.

Bagaimana Bisa?

Dilansir dari “The Role of Hinduism and Buddhism in Promoting Indianness Outside India:Scenarios of Southeast Asia” (Rahul Das, 2020), sebagian rempah-rempah seperti cengkih, pala, dan lada memiliki nilai ekonomi yang tinggi di India. 

Baca juga: Dilematis atau Dramatis : Langkah Politik Chiang Kai-shek dalam Perang Saudara dan Masa Depan Taiwan

Karena itu berbagai kapal dari pesisir Gujarat, Coromandel, dan Bengal seringkali berlayar ke Asia Tenggara untuk menjalin perdagangan. 

Dari interaksi inilah perdagangan yang erat mengakibatkan terjadinya pertukaran budaya dan kepercayaan. 

Ajaran Hindu-Buddha menyebar bukanlah melalui peperangan, melainkan melalui niaga, pernikahan dan pertukaran intelektual antara pedagang India dan penduduk lokal. 

Aktivitas ini tidak hanya membawa pengaruh religius, tetapi juga membentuk hubungan sosial, politik, dan ekonomi antara komunitas India dan penduduk setempat, sehingga muncul berbagai macam akulturasi budaya yang unik di berbagai wilayah Nusantara. 

Baca juga: Mantan Agen CIA Ungkap Cara Intelijen Pantau dan Sadap Targetnya: TV Bisa Jadi Mikrofon saat Dimatikan

Proses dalam penyebaran budaya tidak terjadi begitu saja dan berlangsung secara cepat. 

Seiring waktu, Pelabuhan-pelabuhan strategis menjadi titik penting untuk menukar ide, transisi, dan pengetahuan. 

Lingkungan maritim yang terbuka memungkinkan interaksi yang memperluas wawasan dan membangun pola sosial baru. 

Begitulah ajaran Hindu dan Buddha diterima tidak hanya sebagai praktik keagamaan melainkan sebagai simbol legitimasi dan status penguasa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Aroma Rempah di Balik Penyebaran Hindu-Buddha dari India ke Asia Tenggara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!