Minggu, 11 JANUARI 2026 • 20:01 WIB

Urutan Planet dalam Tata Surya Lengkap dari yang Terdekat hingga Terjauh

Author

Ilustrasi planet. (freepik)

INDOZONE.ID - Tata surya adalah sebuah sistem kosmik yang sangat luas, dengan Matahari sebagai pusat gravitasi utama. Seluruh planet, asteroid, komet, dan benda langit lainnya bergerak mengelilingi Matahari dalam lintasan yang disebut orbit.

Planet-planet dalam tata surya bergerak mengorbit Matahari pada lintasan tertentu dengan jarak yang berbeda-beda. Perbedaan jarak inilah yang memengaruhi suhu, struktur, dan karakteristik setiap planet.

Pengertian Planet

Planet adalah benda langit yang mengelilingi Matahari dan tidak memiliki cahaya sendiri. Cahaya planet berasal dari pantulan sinar Matahari. Setiap planet bergerak pada jalur tertentu yang disebut orbit dan memiliki bentuk hampir bulat karena pengaruh gaya gravitasi.

Pada tahun 2006, Persatuan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/IAU), yaitu organisasi astronom dunia yang bertugas memberi nama dan klasifikasi objek-objek di tata surya, menetapkan definisi resmi tentang planet. 

Hingga saat ini, terdapat delapan planet yang diakui secara resmi dalam tata surya. Planet-planet tersebut dibagi menjadi planet dalam dan planet luar berdasarkan letaknya terhadap Matahari dan sabuk asteroid.

Baca juga: Ternyata di Planet Venus Ada Hujan Tapi Gak Nyampe Tanah, Kok Bisa?

Urutan Planet dalam Tata Surya 

Berikut ini urutan planet dalam tata surya yang disusun dari yang terdekat hingga yang terjauh dari Matahari:

1. Merkurius

Planet Merkurius. (Freepik)

Merkurius merupakan planet terdekat dengan Matahari sekaligus planet terkecil dalam tata surya. Jaraknya yang sangat dekat dengan Matahari membuat planet ini memiliki suhu yang ekstrem.

Suhu permukaan Merkurius sangat panas dan sangat dingin. Karena planet ini sangat dekat dengan Matahari, suhu siang hari dapat mencapai 800°F (430°C). Tanpa atmosfer untuk menahan panas tersebut di malam hari, suhu dapat turun hingga -290°F (-180°C).

Meskipun letaknya dekat dengan Matahari, Merkurius bukanlah planet terpanas di tata surya. Gelar itu dimiliki oleh Venus yang berada di dekatnya, berkat atmosfernya yang padat. Namun, Merkurius adalah planet tercepat, mengorbit Matahari setiap 88 hari Bumi.

Dari jarak rata-rata 36 juta mil (58 juta kilometer). Dari jarak ini, sinar matahari membutuhkan waktu 3,2 menit untuk menempuh perjalanan dari Matahari ke Merkurius.

2. Venus

Ilustrasi planet Venus (REUTERS)

Venus adalah planet kedua dari Matahari dan sering disebut sebagai planet kembaran Bumi karena ukuran dan massanya hampir sama. Namun, kondisi di Venus sangat berbeda dengan Bumi. Atmosfernya sangat tebal dan didominasi gas karbon dioksida, menyebabkan efek rumah kaca yang ekstrem.

Akibatnya, Venus menjadi planet terpanas di tata surya meskipun bukan yang paling dekat dengan Matahari. Suhu permukaannya bisa mencapai 460°C. Venus juga tidak memiliki satelit alami.

Venus mengorbit matahari membutuhkan 225 hari Bumi. Venus mengorbit Matahari dari jarak rata-rata 67 juta mil (108 juta kilometer), atau 0,72 satuan astronomi. Dari jarak ini, sinar matahari membutuhkan waktu sekitar 6 menit untuk menempuh perjalanan dari Matahari ke Venus.

3. Bumi

Ilustrasi planet bumi. (Freepik)

Bumi adalah planet ketiga dari Matahari dan satu-satunya planet yang diketahui mendukung kehidupan. Hal ini disebabkan oleh ketersediaan air, suhu yang stabil, serta atmosfer yang kaya oksigen.

Sekitar 70 persen permukaan Bumi tertutup oleh air. Bumi memiliki satu satelit alami, yaitu Bulan, yang berperan penting dalam mengatur pasang surut air laut dan kestabilan rotasi Bumi.

Dengan diameter khatulistiwa sekitar 7.926 mil (12.756 kilometer), Bumi adalah planet terestrial terbesar dan planet kelima terbesar di tata surya. Terletak pada jarak rata-rata 93 juta mil (150 juta kilometer) dari Matahari, cahaya Matahari membutuhkan waktu sekitar 8 menit untuk sampai ke planet kita.

Saat mengorbit Matahari, Bumi menyelesaikan satu rotasi setiap 23,9 jam, dan dibutuhkan 365,25 hari untuk satu perjalanan penuh mengelilingi Matahari.

4. Mars

Ilustrasi Planet Mars (SciTechDaily)

Mars dikenal sebagai planet merah karena warna permukaannya yang kemerahan akibat kandungan besi oksida. Mars memiliki atmosfer yang tipis dan suhu yang relatif dingin.

Para ilmuwan meyakini bahwa Mars pernah memiliki air dalam bentuk cair di masa lalu. Oleh karena itu, planet ini sering menjadi fokus penelitian untuk mencari kemungkinan adanya kehidupan di luar Bumi. Mars memiliki dua satelit alami, yaitu Phobos dan Deimos.

Dari jarak rata-rata 142 juta mil (228 juta kilometer). Dari jarak ini, sinar matahari membutuhkan waktu 13 menit untuk menempuh perjalanan dari Matahari ke Mars.

Saat Mars mengorbit Matahari, ia menyelesaikan satu rotasi setiap 24,6 jam, yang sangat mirip dengan satu hari di Bumi (23,9 jam). Satu tahun di Mars berlangsung selama 669,6 sol, yang sama dengan 687 hari di Bumi.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Planet Berekor Monyet di Luar Angkasa, Aneh tapi Nyata!

5. Jupiter

Planet Jupiter (NASA)

Jupiter merupakan planet tertua dan terbesar dalam tata surya, terbentuk dari debu dan gas sisa pembentukan Matahari 4,6 miliar tahun yang lalu. Namun, ia memiliki hari terpendek di tata surya, membutuhkan waktu sekitar 9,9 jam untuk berputar sekali pada porosnya.

Jupiter menyelesaikan satu orbit penuh mengelilingi Matahari (satu tahun dalam waktu Jupiter) dalam waktu sekitar 12 tahun Bumi (4.333 hari Bumi).

Salah satu ciri khas Jupiter adalah Bintik Merah Raksasa, yaitu badai besar yang telah berlangsung selama ratusan tahun. Jupiter memiliki puluhan satelit alami, termasuk empat satelit terbesar yang disebut satelit Galilea.

Dari jarak rata-rata 484 juta mil (778 juta kilometer), Jupiter berjarak 5,2 satuan astronomi dari Matahari. Dari jarak ini, sinar matahari membutuhkan waktu 43 menit untuk menempuh perjalanan dari Matahari ke Jupiter.

6. Saturnus

Ilustrasi Planet Saturnus. (Unsplash)

Saturnus merupakan planet keenam dari Matahari dan terkenal dengan sistem cincinnya yang sangat indah. Cincin Saturnus tersusun dari es, debu, dan batuan yang mengorbit planet tersebut.

Seperti Jupiter, Saturnus juga merupakan planet raksasa gas. Planet ini memiliki banyak satelit alami, salah satunya Titan, yang dikenal memiliki atmosfer tebal dan danau metana.

Dari jarak rata-rata 886 juta mil (1,4 miliar kilometer), Saturnus berjarak 9,5 satuan astronomi dari Matahari. Dari jarak ini, sinar matahari membutuhkan waktu 80 menit untuk menempuh perjalanan dari Matahari ke Saturnus.

Saturnus memiliki hari terpendek kedua di tata surya. Satu hari di Saturnus hanya membutuhkan waktu 10,7 jam untuk berputar sekali, dan satu tahun Saturnus setara dengan 29,4 tahun Bumi.

Baca juga: Pulau Socotra Surga Tersembunyi yang Lebih Mirip Planet Lain daripada Bumi

7. Uranus

Planet Uranus (Pixabay)

Uranus adalah planet ketujuh dari Matahari dan termasuk dalam kategori raksasa es. Planet ini memiliki keunikan pada sumbu rotasinya yang miring hampir 98 derajat, sehingga Uranus tampak berputar menyamping. Raksasa es ini dikelilingi oleh 13 cincin redup dan 28 bulan kecil. 

Atmosfer Uranus mengandung gas metana yang membuatnya tampak berwarna biru kehijauan. Suhu di Uranus sangat dingin, menjadikannya salah satu planet terdingin di tata surya.

Dari jarak rata-rata 1,8 miliar mil (2,9 miliar kilometer), Uranus berjarak sekitar 19 satuan astronomi dari Matahari. Dari jarak ini, sinar matahari membutuhkan waktu 2 jam 40 menit untuk menempuh perjalanan dari Matahari ke Uranus.

Satu hari di Uranus berlangsung sekitar 17 jam. Ini adalah waktu yang dibutuhkan Uranus untuk berputar, atau mengorbit sekali mengelilingi porosnya. Satu tahun Uranus setara dengan 84 tahun Bumi.

8. Neptunus

Ilustrasi planet Neptunus. (Nationalgeographic)

Neptunus merupakan planet terjauh dari Matahari. Planet ini juga termasuk raksasa es dan memiliki warna biru yang pekat. Neptunus dikenal memiliki angin tercepat di tata surya, dengan kecepatan yang bisa melampaui 2.000 km per jam.

Meskipun jaraknya sangat jauh dari Matahari, Neptunus memiliki aktivitas atmosfer yang sangat dinamis. Planet ini memiliki beberapa satelit alami, dengan Triton sebagai yang terbesar.

Dari jarak rata-rata 2,8 miliar mil (4,5 miliar kilometer), Neptunus berjarak 30 unit astronomi dari Matahari. Dari jarak ini, sinar matahari membutuhkan waktu 4 jam untuk menempuh perjalanan dari Matahari ke Neptunus.

Satu hari di Neptunus berlangsung sekitar 16 jam  untuk berputar sekali. Dan Neptunus menyelesaikan satu orbit penuh mengelilingi Matahari dalam waktu sekitar 165 tahun Bumi.

Baca juga: Sentuhan Bulan Kuno yang Mengubah Wajah Planet Mars

Urutan planet dalam tata surya menunjukkan betapa luas dan beragamnya alam semesta. Dengan memahami karakteristik masing-masing planet, kita dapat lebih mengenal sistem tata surya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: NASA Science

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU