Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 06 APRIL 2026 • 17:00 WIB

Apa yang Terjadi Jika Matahari Mati? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Apa yang Terjadi Jika Matahari Mati? Ini Penjelasan IlmiahnyaIlustrasi matahari. (freepik)

Tekanan gravitasi yang menguat akan mengerutkan bagian dalam bintang, sementara bagian luarnya mengembang hingga ke skala raksasa. 

Ekspansi ini akan menyapu planet-planet dalam, menempatkan Bumi dalam jalur kepunahan saat Matahari berubah menjadi raksasa merah. 

Baca juga: Mengapa Orang Dahulu Begitu Takut pada Gerhana Matahari? Ini Sejarah dan Mitos di Baliknya

Tahapan evolusi bintang yang masif ini akan berlangsung stabil selama kurun waktu satu miliar tahun ke depan. Kemudian, hidrogen di inti terluar tersebut akan habis, meninggalkan helium dalam jumlah besar. 

Selanjutnya, helium akan melebur menjadi elemen-elemen yang lebih berat seperti oksigen dan karbon melalui reaksi yang menghasilkan energi lebih rendah. 

Begitu cadangan helium terkuras habis, gaya gravitasi akan kembali mendominasi dan menyebabkan Matahari menyusut secara drastis menjadi bintang katai putih (white dwarf). 

Dalam proses ini, lapisan material terluarnya akan terlepas ke ruang angkasa, menyisakan sebuah nebula planet yang indah di bekas lokasi sang surya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Space

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Apa yang Terjadi Jika Matahari Mati? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!