Ilustrasi Laba-Laba Menguasai Dunia (Freepik)
INDOZONE.ID - Jika mendengar kata laba-laba, sebagian orang mungkin merasa geli atau takut.
Di balik tubuhnya yang kecil dan hampir tak terdengar keberadaannya, hewan berkaki 8 ini menjadi salah satu sistem predator terbesar dan paling berpengaruh di muka bumi ini.
Para ilmuwan memperkirakan total biomassa predator ini mencapai sekitar 25 juta ton. Angka yang tinggi sekaligus mengejutkan, mengingat ukuran tubuh mereka yang rata-rata hanya beberapa milimeter hingga sentimeter.
Lebih mencengangkan lagi, penelitian menunjukkan bahwa setiap tahun laba-laba memakan antara 400 hingga 800 juta ton serangga.
Baca juga: 5 Arti Mimpi Dikejar Ular Menurut Islam, Pertanda Buruk atau Baik?
Jumlah itu menempatkan mereka sebagai komponen vital dalam menjaga populasi serangga tetap terkendali dan mencegah ledakan hama yang dapat merusak tanaman serta ekosistem.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal The Science of Nature menghitung biomassa laba-laba berdasarkan kepadatan populasi di berbagai habitat, mulai dari hutan, padang rumput, lahan pertanian, gurun, hingga kota.
Para peneliti kemudian menyesuaikan dengan luas daratan global. Hasilnya kemudian dibandingkan dengan rata-rata biomassa manusia, yaitu sekitar 350 juta ton.
Perbandingan ini memunculkan teori kontroversial yakni, secara matematis laba-laba bisa saja memakan jumlah setara seluruh manusia dalam waktu satu tahun.
Pernyataan yang cukup memicu kepanikan dan imajinasi liar. Namun, penting untuk dicatat bahwa ini hanya perhitungan teoritis, bukan kenyataan.
Faktanya, laba-laba hampir sepenuhnya memangsa serangga dan tidak memiliki motivasi biologis ataupun fisiologis untuk berburu manusia. Hingga kini tidak ada bukti ilmiah bahwa laba-laba dapat atau berniat memakan manusia.
Justru, peran laba-laba dalam rantai makanan sangatlah krusial.Laba-laba menadi pengendali populasi alami, dan mengurangi jumlah serangga yang merusak tanaman.
Selain itu, laba-laba menjadi pendorong aliran energi dalam ekosistem. Ketika laba-laba memangsa serangga, nutrisi berpindah ke burung, reptil, dan mamalia kecil. Laba-laba juga berperan sebagai penyokong keseimbangan ekologis dalam skala global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@how.things.works