Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 09 DESEMBER 2025 • 13:40 WIB

Kisah Pencurian Berlian Terbesar di Dunia, Kebongkar Hanya Gara-Gara Sampah di Tepi Jalan

Kisah Pencurian Berlian Terbesar di Dunia, Kebongkar Hanya Gara-Gara Sampah di Tepi JalanLeonardo Notarbartolo saat melakukan pemantauan (people.com)

INDOZONE.ID - Di suatu akhir pekan pada Febraru 2003, lima orang pria menjalani operasi pencurian berlian terbesar di dunia, tepatnya di Antwerp, Belgia.

Operasi pencurian ini dipimpin oleh Leonardo Notarbartolo, melibatkan kelompok pencuri yang dijuluki School of Turin. Mereka menjalankan aksinya di tanggal 15 Februari di Antwerp dan berhasil membawa berlian senilai 100 juta dolar AS.

Walaupun sudah lewat puluhan tahun lamanya, sebagian berlian yang dicuri tak pernah ditemukan. Satu hal yang bikin tercengan adalah mereka berhasil melewati berbagai sistem keamanan super ketat yang pernah ada di dunia.

Baca juga: 5 Arti Mimpi Naik Gunung Menurut Islam, Berdoalah Agar Terhindar dari Ujian Hidup

Siapa yang Terlibat Operasi?

Notarbartolo melakukan aksinya bersama empat orang lain bernama, Speedy, the Monster, the Genius, dan the King of Keys.

Speedy  atau Peitro Tavano merupakan kawan lama dari Notarbartolo, yang tugasnya adalah memberikan update perkembangan operasi dan memastikan pelarian bisa berjalan cepat dan lancar.

Selanjutnya ada the Monster atau Ferdinando Finotto, seorang ahli pembuka kunci, teknisi listrik, dan pengemudi yang dikenal punya kekuatan fisik besar. 

Lalu the Genius atau Elio D’Onorio yang dikenal karena keahliannya di bidang elektronik, khususnya pada sistem alarm. Terakhir, ada the King of Keys, seorang master kunci terbaik di dunia. Identitas asli dari the King of Keys ini masih jadi misteri.

Namun, Notarbartolo mengungkapkan bahwa mereka bukanlah otak utama, melainkan orang yang disewa untuk melakukan aksinya.

Ia didekati oleh seorang pedagang berlian beberapa tahun sebelumnya, ditawari uang senilai 100.000 Euro untuk melakukan aksi perampokan tersebut. Otoritas Italia sempat mencurigai Benedetto Capizzi, anggota mafia Sisilia. Tapi Notarbartolo membantah keterlibatannya.

Baca juga: 5 Arti Mimpi Rambut Botak Menurut Primbon Jawa yang Ternyata Jadi Pertanda Buruk!

Proses Pembobolan dan Pencurian

Brankas Antwerp Diamond Center memiliki sistem keamanan berlapis, bahkan mencapai 10 lapisan. Namun, sistem itu sepenuhnya berhasil ditembus oleh Notarbartolo dan tim.

Beberapa tahun sebelumnya, Notarbartolo telah menyewa kantor di Diamond Center. Ia mengaku mempelajari dan mengamati sejak lama semua hal di kawasan tersebut. 

Ia juga mempelajari brankas tiruan, cara melewati sistem keamanan, hingga kunci magnetis dan detektor getaran, cahaya, panas, & gerak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: People.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kisah Pencurian Berlian Terbesar di Dunia, Kebongkar Hanya Gara-Gara Sampah di Tepi Jalan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!