Senin, 15 DESEMBER 2025 • 18:20 WIB

5 Makhluk Mitologi Islam yang Disebut dalam Al-Quran dan Hadits, dari Al Jassasah hingga Buraq

Author

Ilustrasi Al Jassasah, makhluk berbulu penjaga Dajjal di akhir zaman. (X / Twitter / @hijrapedia).

INDOZONE.ID - Secara umum, banyak orang mengetahui Al-Quran dan Hadist banyak membahas hukum, akhlak, dan juga ibadah. Tapi apakah kamu tahu bahwa di dalam Al-Quran dan Hadist juga banyak membahas makhluk lain ciptaan Allah atau mitologi dalam Islam.

Makhluk-makhluk ini biasanya berada di luar jangkauan penglihatan manusia. Akan tetapi, dalam konteks keimanan tetap harus dipercayai karena bagian keyakinan yang bersumber langsung dari Al-Quran dan sabda Rasulullah SAW.

Dalam Al-Quran dan Hadits, terdapat beberapa makhluk yang seringkali disinggung seperti malaikat, jin, iblis, dan lainnya. Setiap makhluk pun memiliki karakteristik dan tugas yang berbeda-beda.

Penjelasan makhluk mitologi tersebut bukan untuk menghadirkan rasa takut, tapi justru memperkuat keimanan dan percaya adanya kehidupan selain yang terlihat pada umumnya. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa makhluk mitologi yang dijelaskan dalam Al-Quran dan Hadist.

Baca juga: Feng Shui Rumah: Tips Sederhana Biar Energi Positif Mengalir Deras

Al-Jassasah

Al-Jassasah merupakan makhluk mitologi yang dijelaskan dalam Hadits shahih riwayat muslim. Kisah ini berasal dari sahabat nabi bernama Tamim Ad-Dari, yang sedang naik kapal dan terkena badai. Tamim akhirnya sampai di sebuah pulau yang tak berpenghuni dan ketemu makhluk besar berbulu.

Bulunya ini sangat tebal, bahkan menutupi wajah. Ternyata makhluk tersebut bisa berbicara, bahkan suaranya digambarkan sangat menggetarkan. Makhluk tersebut mengarahkan para sahabat untuk pergi ke suatu tempat, dan arahan itupun diikuti oleh para sahabat.

Saat mereka jalan kesana, yang dimaksud dari sosok yang sedang menunggu mereka tersebut adalah dajjal. Setelah itu, mereka kembali dan bercerita kepada nabi. Nabi pun bercerita tentang makhluk berbulu tersebut kepada para sahabat.

Selain itu, beberapa ulama seperti Ibnu Katsir dan An-Nawawi juga menyebut bahwa kisah ini benar terjadi.

Nama Al-Jassasah berasal dari kata tajassus, yang berarti mata-mata. Oleh karena itu, makhluk ini bukan makhluk biasa, melainkan seperti mata-mata dari dajjal.

Baca juga: 5 Zodiak Wanita yang Paling Pintar dan Tajam Secara Logika

Burung Ababil

Burung ababil dikenal sebagai pembawa batu neraka untuk menyerang orang kafir saat pasukan gajah atau Abrahah menyerang ka’bah. Burung ababil bukanlah nama spesies, melainkan berarti bergerombol. Jadi burung tersebut datang secara bergerombol atau beramai-ramai.

Namun, Al-Quran tidak menjelaskan lebih detail burung ini berasal dari mana, mereka muncul secara tiba-tiba dan langsung hilang begitu saja. 

Sementara itu, dalam Tafsir Ibnu Katsir, burung ini digambarkan seperti burung walet. Tapi banyak ulama yang bilang bahwa itu hanya dugaan. Lalu juga ada yang berpendapat bahwa ababil ini bukan burung biasa, tapi makhluk yang diberi bentuk seperti burung.

Baca juga: Tanpa Restorasi Meiji, Mungkin Toyota Tidak Pernah Ada

Dabbah

Dabbah merupakan makhluk yang kehadirannya jadi tanda terjadinya kiamat, ini disebutkan langsung di dalam Q.S. An-Naml ayat 82. Al-Quran memang tidak menjelaskan seperti apa bentuknya.

Namun, tugas Dabbah sangat jelas yaitu memberi tanda kepada manusia, mana yang beriman dan mana yang ingkar.

Dabbah akan membawa tongkat nabi Musa dan cincin nabi Sulaiman. Tongkat nabi musa ini digunakan untuk mencerahkan orang beriman, sedangkan cincin Sulaiman digunakan untuk menggelapkan orang kafir.

Ilustrasi bentuk Dabbah (TikTok)

Riwayat menyebutkan saat matahari terbit dari barat, Dabbah akan muncul dari sekitar bukit Safa dan Marwah di Makkah. Dalam berbagai Hadits terdapat beberapa ciri-ciri dari Dabbah, mulai dari tubuhnya besar, punya empat kaki, bulunya warna-warni, bisa berbicara juga.

Selain itu, diriwayatkan bahwa Dabbah ini merupakan makhluk hidup fisik. Bukan seorang malaikat atau jin. Dalam tafsir Al-Ausy, Dabbah hadir saat manusia sudah kehilangan standar moral.

Baca juga: Operasi Searchlight: Aksi Militer Brutal yang Mengubah Jalannya Sejarah Bangladesh

Burung Anqa

Cerita Burung Anqa muncul di berbagai literatur Islam klasik, Hadist yang kurang kuat, dan kisah orang terdahulu. Ciri-ciri burung anqa yaitu tubuh raksasa, leher panjang, sayapnya ada empat, bulunya berwarna warni, dan mukanya mirip manusia (beberapa versi).

Namun, ulama menyebut bahwa bentuknya tidak bisa diverifikasi, tapi kisahnya sudah familiar di timur tengah.

Ada juga yang menyebut bahwa burung ini awalnya baik, tapi berubah jadi ganas, hingga Allah memerintahkan seorang bernama Hanzat Hanzalah untuk membasminya.

Selain itu, ada juga yang bilang bahwa makhluk ini hanya sebatas simbol, seperti simbol kesombongan, bencana, atau ujian dari Allah.

Hingga saat ini, banyak ahli masih berdebat apakah burung ini benar-benar ada lalu punah atau hanya sebagai simbol.

Baca juga: Operasi Searchlight: Aksi Militer Brutal yang Mengubah Jalannya Sejarah Bangladesh

Buraq

Buraq dikenal lewat kisahnya saat mengantarkan Nabi Muhammad ke langit saat peristiwa Isra Mi'raj, jadi salah satu makhluk paling familiar di Islam. Banyak orang menilai bahwa Buraq ini kuda bersayap, padahal bukan seperti itu. 

Ada sebuah hadist yang menyebutkan ciri-ciri Buraq yaitu lebih besar dari keledai, lebih kecil dari bigal, dan langkahnya itu sejauh mata memandang (jauh). Kecepatannya pun benar-benar cepat, bahkan melampaui hukum fisika tentang waktu.

Baca juga: Dinosaurus Berduri Ini Diduga Berlayar dari Inggris untuk Menarik Pasangan

Riwayat lain menjelaskan detail dari tubuhnya yaitu kakinya mirip unta, lalu kukunya mirip sapi betina, pipinya mirip manusia, tubuhnya bercahaya, dan punya semacam sayap. Namun, penggambaran Buraq ini berbeda-beda di beberapa wilayah di dunia.

Misalnya di Persia, Buraq digambarkan berkepala manusia. Lalu di Turki, Buraq digambarkan bersayap seperti gabungan malaikat dan kuda. 

Sedangkan di Nusantara, terutama tradisi tabuik dimana Buraq digambarkan memiliki wajah yang cantik. Namun, tidak ada hadits yang benar-benar shahih menjelaskan detail dari Buraq tersebut. 

Beberapa ilmuwan muslim modern, sering membandingkan kisah Isra Mi’raj ini dengan konsep wormhole. Dalam hal ini untuk memahami kecepatan yang tidak mungkin dicapai oleh makhluk di bumi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube/RisyadandSon

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU