Ilustrasi Golem, Makhluk dari Tanah Liat dalam Mitologi Yahudi (AI/Gemini)
INDOZONE.ID - Golem merupakan makhluk mitos Yahudi yang terbuat dari tanah liat dan diciptakan untuk membantu manusia, terutama komunitas Yahudi, dalam menjalankan berbagai tugas.
Golem sering mucul dalam cerita rakyat Yahudi. Perawakannya sering digambarkan sebagai sosok besar dan kuat yang dibentuk dari lumpur, debu, atau lempung, lalu dihidupkan melalui ritual mistis oleh seorang rabi atau tokoh spiritual.
Baca juga: Ciri-ciri Orang Memakai Susuk: Termasuk Penjelasan Arti , Sejarah hingga Persektif dari Islam
Dalam cerita rakyat Yahudi, golem adalah makhluk buatan manusia yang tidak memiliki jiwa dan tidak mampu berpikir mandiri.
Ia hanya bisa bergerak dan bertindak sesuai perintah penciptanya. Biasanya, golem diciptakan oleh seorang rabi yang memiliki pengetahuan mendalam tentang teks-teks suci dan ajaran mistik.
Tujuan penciptaan golem umumnya untuk melindungi komunitas Yahudi atau membantu pekerjaan sehari-hari. Namun, karena tidak memiliki akal dan kehendak bebas, golem kerap digambarkan sebagai makhluk yang bisa berbalik menjadi berbahaya jika perintah yang diberikan tidak jelas atau jika kendali terhadapnya hilang.
Baca juga: Di Balik Kemarahan Netanyahu Pasca Iran Bakar Patung Ba'al: Fakta Sejarah Paganisme di Israel
Dalam banyak cerita, golem awalnya menjadi pelindung dan pelayan yang setia, tetapi akhirnya berubah menjadi ancaman karena kesalahan kecil dalam ritual atau kelalaian sang pencipta.
Salah satu ciri khas golem adalah adanya tiga huruf Ibrani kuno di jidatnya, yaitu kata “Emet” (אמת) yang berarti “kebenaran”. Tulisan ini dipercaya sebagai sumber kehidupan golem, sebagaimana dikutip dari laman University of New Heaven Theater Arts, Sabtu (28/02/2026).
Menurut legenda, cara untuk menghentikan atau “mematikan” golem adalah dengan menghapus huruf pertama, yaitu aleph (א), sehingga tersisa kata “Met” (מת) yang berarti “kematian”. Dengan perubahan satu huruf tersebut, golem akan kembali menjadi tanah dan tidak lagi bergerak.
Selain tulisan di jidat, beberapa kisah menyebutkan bahwa golem dihidupkan dengan memasukkan gulungan suci atau “shem” ke dalam mulutnya. Karena itu, golem biasanya tidak dapat berbicara.
Baca juga: Friday The 13th: Mitos, Sejarah dan Kepercayaan Jumat Tanggal 13
Kisah golem paling populer berasal dari abad ke-16 hingga 18, yakni legenda tentang Golem Praha. Tokoh sentral dalam cerita ini adalah Judah Loew ben Bezalel, seorang rabi terkemuka di kota Prague.
Dal;am cerita itu, Rabbi Loew menciptakan golem untuk melindungi komunitas Yahudi dari ancaman dan fitnah. Golem tersebut menjalankan berbagai tugas dan membantu menjaga keamanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: University Of New Heaven Theater Arts