Ilustrasi patung Ba'al yang dibakar di Iran (X)
INDOZONE.ID - Secara simbolik, rakyat Iran melakukan aksi pembakaran patung iblis Ba'al, sosok mitologi yang dianggap disembah para kaum elite global, termasuk petinggi Israel.
Pembakaran ini menjadi bagian erayaan HUT ke-47 Revolusi Islam Iran pada 11 Februari 2026 lalu.
Patung Ba'al menampilkan simbol yang dikaitkan dengan Amerika Serikat dan Israel, serta disertai berbagai seruan yang mencerminkan sikap politik sebagian peserta aksi.
Di tengah dinamika tersebut, muncul pesan kuat tentang kedaulatan dan keinginan untuk menentukan arah masa depan secara mandiri tanpa campur tangan asing.
Baca juga: Mengenal Ba'al: Iblis Primordial Musuh Nabi Ilyas yang Diduga Disembah Epstein dan Elite Global
Banyak pihak menilai momentum ini sebagai refleksi perjalanan panjang rakyat Iran dalam menjaga identitas dan sikap politiknya. Ingatan terhadap konflik serta intervensi di kawasan turut memengaruhi cara publik memaknai peringatan tahun ini.
Tak hanya itu, sebuah video tentang aksi simbolik tentang lambang Bintang Daud yang muncul di bendera Israel juga menjadi sorotan. Dalam video ersebut, terlihat sebuah bintang pasir menimbun simbol Bintang Daud.
Melihat aksi tersebut, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merespon insiden pembakaran patung Baal yang dilakukan oleh Iran, menyebut tindakan tersebut sebagai sinyal yang setara dengan deklarasi perang terbuka.
Dalam pernyataannya, Netanyahu menegaskan bahwa penghancuran simbol tersebut dianggap sebagai provokasi serius yang mengancam kedaulatan, bukan sekadar gestur simbolis semata.
Pemerintah Israel kini meningkatkan status kewaspadaan dan memantau ketat setiap pergerakan situasi pasca-insiden untuk mengantisipasi eskalasi lebih lanjut.
Baca juga: Baal Demon: Sosok Kuno dalam Mitologi dan Fenomena Viral di Era Modern
Kisah penyembahan Ba'al di Israel (Istimewa)
Kemarahan Netanyahu terhadap pembakaran tersebut membuktikkan bahwa Israel memang menyembah sosok iblis yang disebut musuh dari Nabi Ilyas.
Mengutip situs shereadstruth, bangsa Israel berpaling menyembah dewa palsu, Baal—dewa terkenal yang akan muncul berulang kali di seluruh Perjanjian Lama sebagai penggoda bagi umat Allah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gotquestions.org, Shereadstruth