Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 16 JULI 2026 • 12:05 WIB

Tumbal: Dari Ritual Mistis hingga Makna Kiasan, Ini Penjelasan Lengkapnya!

Tumbal: Dari Ritual Mistis hingga Makna Kiasan, Ini Penjelasan Lengkapnya!Ilustrasi tumbal. (Gemini AI)

INDOZONE.ID - Kata “tumbal” seringkali memunculkan kesan menyeramkan. Istilah ini identik dengan cerita pesugihan, ritual gaib, hingga kisah-kisah horor yang beredar dari mulut ke mulut. 

Tak heran jika banyak orang langsung mengaitkannya dengan pengorbanan manusia demi memperoleh kekayaan atau kekuasaan.

Namun, benarkah makna tumbal hanya sebatas itu?

Jika ditelusuri lebih jauh, istilah tumbal ternyata memiliki arti yang lebih luas. Selain dikenal dalam berbagai kepercayaan tradisional, kata ini juga berkembang menjadi metafora yang sering digunakan dalam kehidupan sosial hingga politik.

Baca juga: Mengenal Ilmu Putih, Praktik yang Diyakini Digunakan untuk Tujuan Baik dan Berbeda dari Ilmu Hitam

Apa Itu Tumbal?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tumbal memiliki dua makna utama. Pertama, sesuatu yang digunakan sebagai penolak bala atau penangkal musibah. 

Kedua, korban atau persembahan yang diberikan dengan harapan memperoleh sesuatu yang dianggap lebih baik. 

Dalam kehidupan sehari-hari, definisi kedua menjadi makna yang paling populer. Karena itu, istilah tumbal kerap dikaitkan dengan praktik ritual yang dipercaya membutuhkan pengorbanan sebagai syarat untuk mencapai tujuan tertentu.

Meski demikian, hingga kini tidak ada bukti ilmiah yang dapat membenarkan klaim mengenai efektivitas praktik-praktik mistis tersebut. Sebagian besar pembahasannya berada dalam ranah budaya, kepercayaan lokal, cerita rakyat, maupun kajian antropologi.

Baca juga: Asal-usul Santet, Budaya Nusantara dengan Praktik dan Sebutan Berbeda di Setiap Daerah

Mengapa Konsep Tumbal Banyak Ditemukan dalam Budaya?

Dalam kajian antropologi, praktik memberikan persembahan bukanlah tradisi yang hanya ada di Indonesia. Di berbagai kebudayaan, persembahan lebih banyak dimaknai sebagai simbol penghormatan kepada leluhur, ungkapan syukur, permohonan keselamatan, atau menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan alam dan nilai-nilai spiritual yang diyakini.  

Temuan tersebut juga diperkuat oleh penelitian Gazali dan Fendi Eko Widodo dalam JENTERA: Jurnal Kajian Sastra terbitan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 

Studi mengenai Ritual Vunja masyarakat Pantolobe menemukan bahwa persembahan dalam ritual tersebut berfungsi sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, harapan akan hasil panen yang lebih baik, sekaligus memperkuat gotong royong dan interaksi sosial masyarakat.

Karena itu, para ahli menegaskan bahwa tidak semua ritual yang melibatkan sesaji atau persembahan dapat disamakan dengan konsep tumbal yang identik dengan cerita horor atau pesugihan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Teknokrat.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tumbal: Dari Ritual Mistis hingga Makna Kiasan, Ini Penjelasan Lengkapnya!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!