Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 02 MARET 2026 • 13:40 WIB

Mengenal Ajian Semar Mesem, Ilmu Pelet yang Diyakini Memikat Hati

Mengenal Ajian Semar Mesem, Ilmu Pelet yang Diyakini Memikat HatiIlustrasi Ajian Semar Mesem. (Foto: Freepik @Freepik)

INDOZONE.ID - Tahukah kamu? di Tanah Jawa ada salah satu ilmu pelet yang biasa digunakan untuk memikat lawan jenis yang disukai oleh seseorang.

Yap, ilmu pelet tersebut bernama ajian semar mesem. Kamu tentu pernah mendengar istilah, "cinta ditolak dukun bertindak," bukan? Istilah ini secara umum menggambarkan bagaimana ajian semar mesem digunakan sebagai cara singkat untuk mendapatkan pujaan hati.

Namun, apakah benar ajian semar mesem ini bisa seampuh itu untuk membuat seseorang tertarik dan jatuh hati? Lantas, apa saja persyaratan yang harus dipenuhi oleh seseorang yang ingin menerapkan ilmu pelet ini? Simak jawaban lengkapnya berikut ini!

Baca juga: Pelet Salah Sasaran: Kisah Bayu yang Terjerat Balas Dendam Penjaga Leluhur

Mengenal Ilmu Pelet Ajian Semar Mesem

Dilansir dari laman Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, ajian semar mesem merupakan salah satu mantra yang berkembang pesat di tengah masyarakat Jawa. Mantra ini khususnya menjadi salah satu bagian dari kebudayaan Osing yang ada di Jawa Timur.

Dalam tatanan kepercayaan masyarakat Osing, mantra tidaklah tunggal, melainkan terbagi dalam spektrum empat warna magi yang berbeda. 

Semar Mesem hadir sebagai salah satu representasi dari magi kuning, sebuah kekuatan yang unik karena aksesibilitasnya yang terbuka bagi warga biasa selain para praktisi supranatural. 

Inti dari kekuatan magi kuning ini terletak pada kemampuannya dalam melakukan sugesti atau mempengaruhi pikiran seseorang, yang menjelaskan mengapa Semar Mesem menempati posisi penting dalam kategori tersebut.

Mantra ini ditujukan agar bisa memikat lawan jenis yang disukai oleh seseorang. Tetapi mantra semar mesem ini tidak bisa digunakan untuk praktik kejahatan.

Begitu pun sebaliknya, pelaku mantra semar mesem tidak melakukan praktik-praktik jahat kepada targetnya. Para pelaku ilmu pelet ini hanya tertuju pada target agar yang dituju tertarik dan bisa menjadi kekasihnya.

Praktik dan Penerapannya

Bagi mereka yang berniat mengamalkan ajian Semar Mesem, terdapat beberapa tahapan ritual yang wajib diperhatikan. Pertama, pelaku harus melakukan tirakat melalui puasa mutih dengan durasi tujuh hari.

Kedua, aspek momentum sangat krusial dalam tradisi ini, ritual tersebut tidak boleh dilakukan sembarang waktu dan harus diawali pada malam Selasa Kliwon.

Selain itu, terdapat sebuah mantra yang perlu diucapkan ketika ingin menerapkan ilmu pelet ini. Dikutip dari artikel Kumara Pasha, Wahab Sulhan, dan Wahyu Sahrul, "Makna dan Persepsi Masyarakat Terhadap Mantra Semar mesem di Desa Bureng" yang terbit di Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, adapun mantra yang dirapalkan dalam praktik ilmu pelet ini adalah sebagai berikut.

"Ingsun amateek ajiku si semar mesem, mut mutanku inten, cahyane manjing ono pilingananku, kiwo tengen sing nyawang ke giwang, opo maneh sing nyawang kang kumantil tumancep ing sanubariku yo iku si jabang bayine (nama target), welas asih marang badan sliraku, songko kersaning Allah."

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Ajian Semar Mesem, Ilmu Pelet yang Diyakini Memikat Hati

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!