Ilustrasi Pesugihan Air Liur Pocong. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Di tengah hiruk-pikuk kota Jakarta, seorang mahasiswa bernama Raka nggak pernah menyangka kalau riset kuliner yang ia jalani bakal menyeretnya ke kisah mistis paling menyeramkan sepanjang hidupnya.
Awalnya, semua terasa biasa. Tapi siapa sangka, di balik aroma gurih semangkuk mie ayam, tersembunyi rahasia kelam yang bikin darah berdesir.
Yuk simak kisah pesugihan air lir pocong dilansir dari YouTube @OM BRIZZ OFFICIAL selengkapnya!
Baca juga: Kisah Nyata di Balik Angkringan Pesugihan Sate Mayit: Kamu Jangan Salah Mampir!
Siang itu, setelah seharian kuliah, Raka mutusin mampir ke sebuah warung mie ayam sederhana bernama “Mie Ayam Pak Deni Makmur.”
Dari luar, warung itu tampak biasa aja seperti bangku kayu, lampu bohlam kuning, dan bau kaldu ayam yang menggoda.
Tapi ada sesuatu yang aneh yaitu aroma menyan samar-samar tercium di antara uap mie.
Raka duduk di pojokan. Seorang ibu paruh baya menyapanya dengan senyum ramah. “Satu mie ayam, ya, Mas?” tanyanya lembut.
Namanya Bu Rina, istri pemilik warung. Tatapannya teduh tapi kosong. Di sekeliling, pelanggan makan tanpa banyak bicara. Mereka menyuap mie dengan mata kosong, seolah-olah dikendalikan sesuatu.
Saat semangkuk mie ayam hangat mendarat di meja, Raka menunduk. Kuah kecokelatan itu terlihat beriak seperti bernafas.
Nalurinya berbisik ada yang nggak beres. Tapi sebelum ia sempat berpikir panjang, pandangan matanya menangkap sesuatu dari balik tirai dapur ada bayangan putih tinggi, tubuhnya kaku, terbungkus kain kafan kotor. Pocong.
Sosok itu menunduk, lalu meludah ke panci rebusan mie. Air liur hitam menetes perlahan, membuat kuah mendidih mengeluarkan suara aneh.
Sejak saat itu, Raka tahu bahwa rasa “gurih luar biasa” di warung ini bukan berasal dari resep rahasia, tapi dari sesuatu yang jauh lebih mengerikan.
Baca juga: Pesugihan 'Pawon Iblis': Kisah Mistis di Balik Rumah Mewah dan Warung Bakso Laris
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube