Ilustrasi Kisah Mistis Sawah Mati. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Di Desa Karang Jati, sebuah desa kecil yang nyaris tak tercatat di peta, ada sebidang tanah yang jadi legenda kelam. Warga menyebutnya Sawah Mati.
Dari luar tampak biasa dengan tanahnya subur, rumputnya rimbun, dan lumpurnya hitam pekat. Tapi di balik keheningan itu, tersimpan kisah mistis yang bikin bulu kuduk berdiri.
Yuk, simak kisah mistis sawah mati dilansir dari YouTube/OM BRIZZ OFFICIAL selengkapnya!
Baca juga: Kisah Mistis Sesaji Panen: Sawah, Santet, dan Rahasia Salah Satu Desa Misteri di Jawa Tengah
Dulu, sawah itu jadi tempat ritual seorang dukun tua bernama Mbah Rekso. Ia dikenal punya ilmu tinggi, tapi haus kekuasaan dan harta.
Konon, ia melakukan pesugihan dengan tumbal manusia, anak-anak dan perempuan muda yang hilang tanpa jejak. Saat warga curiga dan mencoba menegur, satu per satu yang berani menentang malah ikut menghilang.
Suatu malam, Mbah Rekso lenyap begitu saja. Rumahnya kosong, hanya tersisa bau dupa dan lumpur basah di lantai.
Sejak saat itu, warga menabur garam dan menancapkan sesajen di sekitar sawah tersebut. Mereka percaya, itu satu-satunya cara menahan sesuatu agar tak keluar dari dalam tanah.
Setiap ada yang mencoba mengolah sawah itu, pasti berakhir tragis. Ada yang sakit misterius, ada juga yang meninggal dalam kecelakaan aneh.
Bahkan hewan ternak yang masuk ke sawah sering ditemukan mati dengan mata melotot, dan tubuh kaku seperti habis melihat sesuatu yang mengerikan.
Anak-anak dilarang bermain di dekat sana. Warga hanya berani lewat kalau matahari sudah tinggi.
Tapi pada malam-malam tertentu, terutama ketika bulan hilang dari langit, terdengar suara gamelan dari arah sawah. Suaranya lirih, diiringi tangisan dan bisikan yang tidak bisa dijelaskan asalnya.
Kisah mistis ini jadi lebih mencekam ketika Raka, pemuda asli Karang Jati yang baru dipecat dari pekerjaannya di Jakarta, memutuskan pulang kampung.
Ia ingin memulai hidup baru dan menggarap sawah warisan ayahnya tanpa tahu kalau itu adalah Sawah Mati yang dikutuk warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube