Ilustrasi Pesugihan Bulus Jimbung. (Foto: Freepik @rawpixel.com)
INDOZONE.ID - Kisah mistis memang nggak ada habisnya di Tanah Jawa. Dari pesugihan Nyi Blorong sampai Gunung Kawi, semua punya cerita seram sekaligus bikin penasaran.
Salah satunya yang lagi banyak dibicarakan adalah Pesugihan Bulus Jimbung dari Klaten. Konon katanya, Pesugihan Bulus Jimbung adalah pesugihan di sendang dan melibatkan keberadaan kura-kura gaib yang bisa kasih harta berlimpah.
Kisah pesugihan ini makin hidup setelah ada sosok Riyanti, seorang gadis desa yang nekat menuruti panggilan misterius dari mimpinya. Lalu, apa sih yang sebenarnya terjadi?
Yuk, kita kupas kisah pesugihan bulus jimbung dilansir dari YouTube @Pen Invasion selengkapnya!
Baca juga: Pesugihan Bulus Putih: Kaya Tanpa Logika, Mati Tanpa Peringatan
Semua berawal selepas Maghrib, ketika Riyanti duduk di teras rumah tuanya. Sudah lima kali, dia bermimpi hal yang sama, yaitu dua ekor kura-kura berbicara, meminta dia datang ke Sendang Jimbung di malam Selasa Legi atau Jumat Kliwon. Dalam mimpinya, kedua bulus (kura-kura) itu menjanjikan kekayaan besar.
Riyanti awalnya bingung. Dia hidup sederhana bersama ibunya, seorang buruh tani. Ayahnya sudah lama meninggal sehingga sejak itu hidup mereka makin sulit.
Makanya, tawaran lewat mimpi itu terasa seperti jawaban atas doa-doa panjangnya. Meski sang ibu menolak keras, Riyanti tetap nekad berangkat.
Setelah menempuh perjalanan panjang, akhirnya Riyanti tiba di Sendang Jimbung, sebuah mata air alami di Kalikotes, Klaten.
Airnya bening, ada pohon randu alas tua di pinggirnya, dan sesajen berupa nasi kuning dengan lauk ayam panggang sudah tertata di sana.
Tiba-tiba muncul seorang kakek misterius bernama Wirokromo. Ia mendekati Riyanti dan menanyakan tujuannya.
Dengan jujur, Riyanti menceritakan tentang mimpi yang memanggilnya. Wirokromo pun tersenyum, lalu menjelaskan legenda panjang tentang Bulus Jimbung.
Menurut cerita, dua kura-kura gaib itu bernama Kiai Poleng dan Kiai Ireng. Dulunya, mereka adalah manusia, abdi dalem kerajaan Keling.
Karena sebuah kutukan dari Prabu Jimbun, keduanya berubah menjadi bulus dan ditempatkan di Sendang Jimbung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube