Ilustrasi menyiram tanaman. (Pixabay/pasja1000)
INDOZONE.ID - Selama ini kita tahu kalau primbon sering dipakai buat meramal watak, jodoh, atau rezeki. Tapi tahu gak sih, kalau primbon juga punya rumus jitu buat menentukan hari baik? Salah satunya adalah primbon Jawa khusus bercocok tanam.
Namun perlu diingat ya, selain pakai hitungan ini, kamu juga tetap harus melihat faktor musim dan jenis lahan yang kamu punya.
Buat kamu yang lagi tertarik buat menjajal dunia pertanian, tahu cara menghitung hari baik lewat primbon ini bisa jadi ilmu tambahan yang seru dan bermanfaat.
Baca juga: Mimpi Renovasi Rumah, Pertanda Datangnya Rezeki?
Lantaran, pemilihan hari yang tepat itu nantinya bakal menentukan jenis tanaman apa yang paling cocok buat ditanam.
Nah, agar tidak semakin penasaran sama cara hitung dan pilihan hari baiknya, langsung saja yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Cara menghitung primbon Jawa bercocok tanam berkaitan dengan weton. Oleh karena itu, kamu perlu menyimak nilai yang dimiliki masing-masing harinya.
Sedangkan Neptu pasaran adalah sebagai berikut:
Dalam penerapannya, kamu diwajibkan menentukan hari spesifik yang akan digunakan untuk mulai menanam.
Misalkan kamu mengambil contoh hari Minggu Kliwon, maka Anda harus menjumlahkan bobot neptunya terlebih dahulu.
Nilai untuk Minggu Kliwon adalah 13 (berasal dari Minggu bernilai 5 dan Kliwon bernilai 8). Hasil penjumlahan tersebut selanjutnya diaplikasikan untuk menghitung siklus elemen tanaman, yaitu "Oyot-Uwit-Godong-Uwoh", secara berulang hingga hitungan ke-13. Pola perhitungannya berjalan sebagai berikut:
Oyot → Uwit → Godong → Uwoh → Oyot → Uwit → Godong → Uwoh → Oyot → Uwit → Godong → Uwoh → Oyot.
Berdasarkan hasil kalkulasi di atas, dapat disimpulkan bahwa hari dengan nilai neptu 13 berakhir pada klasifikasi "Oyot".
Dalam pakem pertanian tradisional, ini adalah indikator bahwa kamu disarankan memilih jenis vegetasi yang dipanen bagian akarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Primbon Jawa