Jumat, 06 JUNI 2025 • 08:45 WIB

Teror Manusia Serigala yang Bikin Prancis Mencekam di Abad ke-16, Banyak Anak Hilang dan Dibunuh Tragis

Author

Teror Manusia Serigala yang Bikin Prancis Mencekam di Abad ke-16.

INDOZONE.ID - Di abad ke-16, Prancis sempat diguncang kisah teror yang bikin banyak orang takut keluar rumah malam-malam. Bukan karena hantu, tapi karena muncul kabar soal manusia serigala yang nyerang anak-anak.

Tiga nama yang paling sering disebut dalam kasus ini adalah Pierre Burgot, Michel Verdun, dan Gilles Garnier.

Mereka semua pernah dituduh sebagai pelaku pembunuhan kejam dan usut punya usut, mereka bukan manusia biasa.

Baca Juga: 7 Fakta Menyedihkan Medusa yang Bikin Hati Pilu, Sisi Gelap Mitologi Yunani!

Awalnya kejadian ini heboh di Poligny, sekitar tahun 1521. Pierre Burgot ngaku di pengadilan kalau dia sempat ikut ritual aneh bareng Michel Verdun.

Mereka disuruh menggunakan salep gaib yang katanya bisa bikin orang berubah jadi serigala. Habis itu? Mulai muncul laporan anak-anak yang hilang dan ditemukan dalam kondisi tragis dengan penuh luka gigitan, bahkan ada yang kehilangan anggota tubuh.

Burgot bilang, sebenarnya dia sempat ragu waktu diajak ikut ritual itu. Tapi karena takut sama Verdun dan tekanan dari kepercayaan yang ada waktu itu, dia akhirnya nurut. Bahkan, dia ngaku sempat berubah jadi makhluk buas pas lagi nyerang korbannya.

Ilustrasi Manusia Serigala.

Warga pun makin yakin kalau ada manusia serigala beneran yang gentayangan di hutan sekitar.

Karena pengakuan itu, Burgot dan Verdun dihukum mati dengan cara dibakar hidup-hidup di depan umum.

Di masa itu, siapa pun yang dianggap punya hubungan dengan mahluk gaib langsung dijatuhi hukuman ekstrem, persis seperti penyihir.

Beberapa puluh tahun kemudian, kasus serupa kejadian lagi. Kali ini di kota Dole, dan pelakunya adalah Gilles Garnier. Dia dikenal sebagai pria misterius yang tinggal sendirian di pinggir hutan.

Baca Juga: Guqin, Instrumen Klasik China yang Menggambarkan Keanggunan Abadi Tiongkok Kuno

Tiba-tiba, anak-anak di desa mulai hilang satu-satu. Saat ditemukan, kondisi tubuh mereka rusak parah. Sama seperti kasus sebelumnya, ada bekas gigitan dan bagian tubuh yang hilang.

Ilustrasi hantu (Freepik/h9images)

Pas ditangkap, Garnier juga ngaku. Dia bilang dia pake salep khusus yang bikin dia bisa berubah jadi serigala. Nggak cuma itu, dia juga ngaku bawa pulang daging korban buat dimakan bareng istrinya.

Warga yang dengar pengakuan itu langsung makin yakin kalau ini bukan kasus biasa. Akhirnya, Garnier juga dihukum mati dan dibakar hidup-hidup tahun 1573.

Kasusnya jadi salah satu cerita manusia serigala paling terkenal di Prancis.

Tapi seiring waktu, mulai muncul pertanyaan "apa iya mereka bener-bener manusia serigala?" Atau sebenarnya ini semua cuma hasil dari ketakutan massal dan kepercayaan zaman dulu yang udah kebawa emosi?

Baca Juga: Jugun Ianfu: Kisah Pilu di Balik Kekejaman Penjajahan Militer Jepang

Yang jelas, cerita ini jadi pengingat kalau dulu masyarakat bisa segitunya percaya dengan hal-hal mistis. Bisa dibilang, rasa takut waktu itu udah jadi monster tersendiri.

Serem sih, tapi juga menarik buat dipelajari dan diteliti lebih dalam apa yang menyebabkan anak-anak hilang dan mati secara tragis.

Penulis: Eliani Kusnedi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram @marikitaungkap

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU