INDOZONE.ID - Julia Butterfly Hill, seorang aktivis lingkungan, banyak jadi perbincangan gara-gara aksinya yang super nekat, tinggal di atas pohon selama 738 hari alias lebih dari dua tahun.
Tapi ini bukan buat konten, dia beneran ngelakuin ini demi nyelametin hutan redwood dari penebangan brutal.
Semua berawal di tahun 1997. Julia, yang saat itu bukan siapa-siapa, manjat pohon redwood setinggi 55 meter yang dia kasih nama Luna.
Baca Juga: Mengenal Infrastruktur dan Bangunan Bersejarah Peninggalan Bupati Cokronegoro I di Purworejo
Pohon itu sudah berusia lebih dari 1.000 tahun dan terancam ditebang perusahaan kayu. Alih-alih protes dari jauh, Julia malah mutusin buat tinggal di atas pohon itu.
Awalnya banyak yang ngeremehin. Banyak yang bilang katanya paling juga cuma tahan seminggu.
Tapi Julia punya tekad yang kuat, hari demi hari dia bertahan di atas platform kecil, dihajar angin, hujan, sampai badai.
Usut punya usut, semua kebutuhan dikirim lewat tali sama tim relawan. Dari bawah, tekanan makin gede, mulai dari aparat, cuaca, sampai pihak perusahaan yang coba ngeganggu perjuangannya.
Bahkan pasokan makanan sempat diputus, dan pohonnya hampir roboh diterpa badai kenceng.
Tapi Julia nggak nyerah gitu aja, karena buat dia Luna dan pohon-pohon tua lainnya layak dilindungi.
Soalnya, pohon kayak gini butuh ribuan tahun buat tumbuh, tapi bisa ilang dalam hitungan menit karena ditebang. Setelah lebih dari dua tahun, perjuangan Julia gak sia-sia. Tahun 1999, perusahaan yang mau nebang akhirnya nyerah.
Baca Juga: Rafflesia Arnoldii: Bunga Raksasa Tanpa Daun yang Bikin Ilmuwan Terpukau!
Mereka setuju buat nggak nebang pohon di sekitar Luna, dan area seluas 2 hektar berhasil diselamatkan. Sebagai gantinya, perusahaan juga nyumbang buat riset lingkungan.
Setelah turun, Julia terus menyuarakan isu lingkungan lewat buku dan kampanye di berbagai negara.
Tapi menurutnya, pahlawan sesungguhnya bukan dirinya, melainkan pohon-pohon yang diam tapi tetap berdiri meski zaman terus berubah.
Kisah Julia ngajarin kita satu hal penting, kadang perubahan besar lahir dari aksi yang kelihatannya kecil.
Penulis: Eliani Kusnedi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @marikitaungkap