INDOZONE.ID - Bunga raksasa tanpa daun, batang, dan akar ini ternyata punya cerita yang nggak kalah epik dari tampilannya yang nyentrik. Yup, bunga Rafflesia jadi salah satu tumbuhan paling misterius dan unik di dunia, dan ternyata orang Eropa pertama yang menemukannya adalah Louis Auguste Deschamps. Tapi yang bikin namanya dikenal luas justru Rafflesia Arnoldii, hasil temuan Dr. Joseph Arnold bareng tim ekspedisi Inggris tahun 1818 di Manna, Bengkulu Selatan.
Bunga bangkai. (en.wikipedia.org)
Nggak heran kalau Dr. Arnold sampai terpukau berat pas ngelihat langsung bunga raksasa itu pertama kali. Dia bahkan sempat nulis surat ke temennya, isinya tuh penuh kekaguman: "ini adalah keajaiban terbesar dari dunia tumbuhan... jujur aja, kalau bukan saya yang lihat sendiri, mungkin saya juga nggak bakal percaya ukuran bunganya segede itu... diameternya mencapai satu yard penuh!" Wah, segitu mind-blowing-nya ya buat zaman dulu!
Buat kamu yang belum tahu, Rafflesia ini tumbuhan parasit yang super spesial. Dia nggak punya akar, daun, atau batang kayak tumbuhan normal, tapi tetap bisa hidup berkat haustorium, semacam alat penghisap sari makanan dari tanaman inang. Karena nggak bisa fotosintesis sendiri, Rafflesia cuma bisa numpang hidup di tumbuhan lain. Makanya, bunga ini masuk ke golongan holoparasit, alias full parasit!
Baca Juga: Berbau Busuk, Sudah Tahu Fakta Unik Bunga Bangkai?
Tempat pertama bunga ini ditemukan waktu itu namanya Pulo Lebbar. Tim ekspedisi harus menyusuri Sungai Manna selama dua hari buat sampai ke sana. Bayangin aja effort-nya! Tapi semua terbayar pas nemuin si bunga raksasa ini yang bisa mekar sampai ukuran 110 cm! Gokil sih.
Oh ya, nama Rafflesia Arnoldii sendiri diambil dari nama pemimpin ekspedisi, Thomas Stamford Raffles, dan Dr. Joseph Arnold sebagai penemunya. Dan faktanya, dari 25 jenis Rafflesia yang udah tercatat di dunia, 12 di antaranya berasal dari Indonesia. Bangga dong, Indonesia jadi rumah bagi flora langka sekeren ini!
Baca Juga: Bunga Refugia: Senjata Alami Melawan Hama yang Bandel
Sayangnya, keberadaan bunga ini sekarang terancam punah gara-gara habitatnya makin sempit. Salah satu penyebab utamanya adalah penggundulan hutan yang terus terjadi. Padahal, bunga ini nggak bisa hidup sembarangan, dia butuh lingkungan yang super spesifik buat bisa tumbuh dan berkembang.
Jadi, kalau kamu suatu saat bisa nemuin bunga Rafflesia langsung di alam, anggap itu momen langka banget. Nggak cuma indah, tapi juga pengingat bahwa flora Indonesia seunik dan sekeren itu, dan kita punya tanggung jawab buat tetap menjaganya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Menlhk.go.id