Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
INDOZONE.ID - Kalau ngomongin R.A. Kartini yang paling sering dibahas pasti soal perjuangannya untuk kesetaraan perempuan.
Tapi, Kamu tahu gak sih kalau di balik sosok hebat itu, ada kisah unik yang menggambarkan cinta luar biasa dari seorang pria asal Blitar yang jadi penyemangat sekaligus pendukung terbesarnya?
Yup, ini dia kisah cinta Kartini dan Adipati Joyodiningrat yang jarang disorot dilansir dari YouTube @Kang Rofiq Tukang Ngluyur, simak yuk!
Baca Juga: Fakta Menarik RA Kartini yang Jarang Diketahui: Ternyata Ada Kaitannya dengan Mataram Islam
R.A. Kartini emang lebih dikenal sebagai tokoh emansipasi perempuan, tapi ternyata kehidupan cintanya juga gak kalah keren dari perjuangannya.
Kartini menikah dengan Bupati Rembang, R.M.A.A. Singgih Joyodiningrat, pria berdarah bangsawan yang ternyata berasal dari Blitar, Jawa Timur.
Nah, walaupun pernikahan mereka terjadi dalam sistem tradisional zaman itu, hubungan Kartini dan sang suami justru sangat suportif dan visioner.
Bupati Singgih lahir di Blitar pada 2 Maret 1854, di sebuah rumah bergaya Jawa klasik yang sampai sekarang masih berdiri kokoh di Jalan Melati, Kota Blitar.
Rumah ini dikenal sebagai pesanggrahan dan jadi salah satu spot sejarah yang ramai dikunjungi, terutama para pecinta sejarah Kartini.
Fun factnya, ayah dari Raden Adipati Ario Singgih Joyodiningrat adalah seorang Patih bernama Raden Ngabehi Bahwatiman Djododigdo, tokoh penting di era pemerintahan Kanjeng Adipati Haryo Warsokusumo di Blitar.
Jadi bisa dibilang, jiwa kepemimpinan udah mengalir dalam darah keluarga ini sejak lama.
Kartini mungkin berasal dari keluarga bangsawan di Jepara, tapi dia gak pernah canggung buat bergaul sama rakyat biasa, apalagi kaum perempuan.
Dari dulu, Kartini sudah punya mimpi besar yaitu perempuan pribumi harus bisa sekolah, belajar, dan punya masa depan yang cerah.
Ketika Kartini pindah ke Rembang setelah menikah, semangat perjuangannya gak padam.
Justru makin berkobar! Didukung penuh oleh suaminya, Kartini membuka sekolah keterampilan untuk perempuan dan aktif banget dalam kegiatan sosial.
Di sinilah kekuatan cinta mereka bener-bener kelihatan, mulai saling support, saling membesarkan, dan bukan malah membatasi.
Baca Juga: Mitos Kisah Cinta Sunan Kalijaga dan Nyi Roro Kidul: Asmara Mistis di Balik Ombak Pantai Selatan
Cinta mereka bukan cuma soal pelukan dan puisi. Kartini dan Adipati Joyodiningrat saling mendukung dalam aksi nyata.
Contohnya, mereka sama-sama berjuang keras menolak dan berusaha menghapus perdagangan candu yang waktu itu merajalela di Rembang.
Kartini sadar, candu bukan cuma merusak moral
masyarakat, tapi juga memperburuk ekonomi rakyat. Padahal, pemerintah Hindia-Belanda waktu itu justru menggantungkan pemasukan negara dari candu. Berani banget, kan?
Dari pernikahan mereka, Kartini dan sang Adipati dikaruniai seorang putra bernama Soesalit Djojoadhiningrat.
Tapi sayangnya, kebahagiaan itu gak berlangsung lama. Beberapa hari setelah melahirkan, Kartini menghembuskan napas terakhirnya di usia 25 tahun.
Nah yang bikin makin haru, Kartini meninggal di pangkuan suami tercinta.
Sedih banget, tapi sekaligus menunjukkan seberapa dalam cinta mereka.
Meski kisah cinta Kartini dan suaminya berakhir cepat, tapi legacy-nya masih terasa sampai sekarang.
Kartini dikenang sebagai pahlawan perempuan Indonesia, dan peran Adipati Joyodiningrat dalam mendukung perjuangannya gak boleh dilupakan.
Mereka bukan sekadar pasangan biasa, tapi partner hidup sejati yang bersama-sama memperjuangkan mimpi besar untuk rakyat dan bangsa.
Dari Blitar hingga Rembang, cinta dan semangat mereka terus menginspirasi.
Baca Juga: Kisah Cinta Sunan Gunung Jati dan Rara Tepasan: Jodoh yang Berawal dari Cahaya Putih?
Kisah cinta Kartini dan Adipati Joyodiningrat bukan cuma tentang asmara, tapi juga tentang dua orang hebat yang saling menguatkan untuk perubahan.
Di balik perempuan tangguh, ada lelaki bijak yang mendukung sepenuh hati.
Romantisnya Kartini yang merupakan sang pelopor emansipasi wanita dengan suami RA Kartini ini bukan kaleng-kaleng, tapi nyata dan penuh makna.
Jadi, kalau Kamu lagi cari relationship goals, mungkin kamu gak perlu liat drama Korea.
Liat aja kisah cinta Kartini dan sang Adipati yang penuh cinta, perjuangan, dan semangat untuk bikin dunia jadi tempat yang lebih baik.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube