Senin, 29 JULI 2024 • 13:15 WIB

Legenda Joaquin Murrieta, Si Bandit California yang Jadi Inspirasi Karakter Zorro

Author

Ilustrasi

INDOZONE.ID - Ini adalah kisah tentang Joaquin Murrieta Carrilo yang dikenal sebagai Robin Hood dari El Dorado. Ia berasal dari kota Alamos, Sonora, Meksiko.

Nama Joaquin mulai ramai diperbincangkan pada masa petburuan emas di California saat periode 1850-an.

Ia biasa membunuh orang-orang kaya untuk diambil harta bendanya, kemudian membagikan harta tersebut kepada orang yang membutuhkan.

Konon katanya, Joaquin dulunya adalah seorang penambang emas di dataran California. Ia menjalani hidupnya dengan normal.

Sampai suatu ketika, ia dan kakaknya ditangkap oleh pihak berwajib atas tuduhan pencurian kuda.

Baca Juga: Robert Tappan Morris, Pembuat Cacing Komputer Pertama di Dunia

Kakaknya Joaquin mendapat hukuman mati dengan cara digantung, sementara Joaquin hanya mendapat hukuman pecut saja.

Ia dan sang kakak baru diketahui tidak bersalah setelah menjalani masa hukumannya.

Nasib malang pun harus kembali Joaquin terima setelah istrinya diperkosa oleh orang lain. Ada yang menyebut kalau istrinya hanya diperkosa saja, sedangkan di versi cerita lainnya, istrinya dibunuh usai dirudapaksa.

Semua pelaku yang memperlakukan hidupnya dengan keji adalah orang kulit putih Amerika Serikat (AS).

Oleh karena itu, Joaquin pun mulai menaruh dendam kepada semua orang kulit putih, dan dari sinilah aksi Joaquin dimulai.

Baca Juga: Sejarah Topi Frigia Digunakan Dalam Olimpiade Perancis: Melambangkan Kebebasan, Sudah Ada Sejak Zaman Romawi

Dalam menjalankan aksinya, Joaquin tak bergerak seorang diri. Ia mengajak 4 orang temannya yang mempunyai nama depan sama sepertinya, yaitu Joaquin.

Karena kesamaan nama mereka, kelompok tersebut dikenal dengan nama Five Joaquins Gang.

Ilustrasi wajah Joaquin

Five Joaquins Gang berhasil menghabisi nyawa 6 orang kulit putih AS yang menjadi pelaku dibalik kesengsaraan hidup yang dialami oleh Murrieta.

Setelah itu, Five Joaquins Gang mulai merampok dan membunuh orang-orang kaya. Aksi mereka membuat warga California ketar-ketir.

Mengetahui hal itu, aparat berwenang California segera melakukan tindakan pengamanan dengan membentuk tim kepolisiannya yang saat itu bernama California State Rangers pada 11 Mei 1853. Yang bertugas sebagai pemimpinnya adalah Kapten Harry Love.

Baca Juga: Pekerja di Sumeria dan Mesir Kuno Zaman Dulu Gunakan Bir Sebagai Gaji: Buktinya Ada di Parasti Berbentuk Huruf Paku

Pada awal pembentukannya, tim kepolisian ini mendapat gaji bulanan sebesar $150, atau sekitar $6.120 di masa kini.

Gubernur California saat itu, John Bigler berjanji akan memberikan bonus sebesar $1000 (sekitar $40.800 di masa sekarang) jika mereka berhasil menangkap atau membunuh Five Joaquins Gang.

Dan pada tanggal 25 Juli 1853, California State Ranger berhasil memergoki Five Joaquins Gang di Cantua Creek, Fresno, California. Aksi tembak-tembakan pun tak dapat dihindarkan.

Di akhir pertemuan mereka, tim kepolisian sukses menembak mati 3 anggota geng dan menangkap 2 anggota lainnya. Salah satu anggota geng yang tewas dalam pertempuran itu adalah Joaquin Murrieta.

Berita soal penangkapan Joaquin

Sebagai bukti atas keberhasilan tugasnya, tim kepolisian memenggal kepalanya Murrieta dan menunjukkannya kepada pimpinan mereka.

Selain kepala Murrieta, kepolisian juga memotong tangan salah satu anggota geng yang bernama Manuel Garcia.

Baca Juga: Richard Jewell, Sang Pahlawan Kasus Pengeboman Olimpiade Musim Panas 1996

Ia dijuluki Three-Fingered Jack karena di salah satu tangannya, Manuel hanya memiliki 3 jari saja. Sebagai bukti penangkapannya, kepolisian memotong tangannya Manuel yang hanya memiliki 3 jari.

Akan tetapi, muncul simpang siur terkait berita penangkapan Five Joaquins Gang. Menurut kabar, tim kepolisian telah melakukan aksi salah tangkap.

Konon katanya, yang ditangkap oleh pihak kepolisian adalah sekelompok pemburu kuda yang tak mempunyai kesalahan apa-apa.

Berita soal aksi salah tangkap kepolisian California itu dikonfirmasi oleh salah satu Adik dari Murrieta, yang datang jauh-jauh dari Meksiko hanya untuk melihat kebenaran tentang kematian sang kakak.

Menurutnya, kepala yang dipajang oleh tim kepolisian California bukanlah kepala kakaknya.

Baca Juga: Skynliv Air Show Disaster, Kecelakaan Atraksi Pesawat Terbang Paling Mematikan di Dunia

Beberapa orang juga sempat mengaku pernah melihat Murrieta yang kini sudah berusia lanjut. Namun, laporan temuan mereka masih dipertanyakan kebenarannya.

Akibat peristiwa gempa bumi San Francisco pada tahun 1906, kepala tersebut dinyatakan hilang.

Di periode 1860-1870, California lagi-lagi digegerkan dengan kehadiran seorang bandit bernama Procopio, dan ternyata, Procopio adalah keponakan dari Joaquin Murrieta.

Kisah legenda tentang Joaquin Murrieta menginspirasi Johnston McCulley, seorang penulis asal AS yang terkenal dengan karya fenomenalnya, yaitu Zorro.

Berkat Joaquin, kita di masa kini mulai mengenal sosok bandit bertopeng asal Amerika Latin nan ikonik tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia, Comic Vine

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU